WHAT ?? Chapter 5

WHAT ?? Chapter 5

Cast   :   Im Yoona  | Oh Sehun  | Kris Wu  | Kim Jongin  | Park Chanyeol

Genre  :  Friendship  | Romance  | Life school

Note : Cast milik tuhan,orang tua dan agensinya.

Warning : Jalan cerita gaje dan typo bertebaran !

“Im Yoona.Dia—“   

“Kekasihku.”

“K-Kai ??? “

“Ya,dia kekasihku yang baru saja pindah dari Amerika.”

Sehun menatap Kai tak percaya,begitupula dengan Kris dan Chanyeol.Bagaimana bisa yeoja itu adalah kekasih dari sahabatnya sendiri ? Batin Sehun.

“Dan,aku rasa aku harus menemuinya untuk meminta penjelasan mengenai kejadian tadi.” Ujar Kai menatap dingin ke arah Sehun.Namja putih itu membuang pandangannya ke arah lain,ia mengerti arti tatapan itu.

“Sebenarnya,apa yang terjadi ?” Tanya Chanyeol penasaran.Namun Sehun tak mengindahkan pertanyaan Chanyeol dan menerawang ke luar jendela.

Jam istirahat telah usai,namun yeoja itu masih betah duduk menyendiri di bawah pohon mapel belakang sekolahnya.Sesekali ia meraba leher tempat benda pemberian ibunya yang telah hilang,ia bahkan belum mengganti seragamnya yang masih basah akibat menceburkan diri di kolam.

“Huuffttt..” Ia menghela nafasnya kasar,sadar bahwa benda itu benar-benar hilang,ia meremas tangannya.

“Hey !”

Suara berat itu terasa sangat familiar,Yoona yang semula menunduk perlahan mendongakkan wajahnya melihat siapa yang menyapa.

Lengkungan tipis namun menyiratkan kesedihan terbentuk di wajah sendunya saat melihat orang ‘itu’.

GREBB

Oppa “ Yoona berdiri memeluk namja itu erat,air matanya kembali tumpah dan semakin deras saat tangan itu mengelus rambutnya pelan.Yeoja itu terlihat rapuh sekarang.

“Tenanglah,aku di sini.” Yeoja itu mempererat pelukannya.Sang namja hanya diam membiarkan yeojanya menumpahkan semua perasaannya.

Beberapa saat kemudian,namja itu melepas pelukannya saat dirasa tangisan Yoona berhenti.Ia membawa kekasihnya duduk kembali di bangku tersebut dan menyandarkan kepala yeoja itu di bahunya.

“Aku merindukan eomma.”

“Aku tahu.Im ahjumma juga pasti sangat merindukanmu dari atas sana.” Namja itu memandang langit sembari mempererat rangkulannya di pinggang ramping Yoona.

“Yoong.”

“Hmm ?” Jawab Yoona yang memejamkan matanya menghirup aroma menyenangkan milik sang kekasih.

“Boleh aku bertanya ?”

“Tentang ?”

“Kejadian di kolam tadi.Maksudku,kau dan Oh Sehun berciuman ?” Sontak yeoja itu membuka matanya dan menatap bola mata kelam milik kekasihnya.Mata yang mampu membuatnya terhanyut.

“I-itu,itu hanya sebuah kecelakaan.Tidak lebih.” Kini ia mengalihkan pandangannya dan kembali menyandarkan kepalanya di bahu tegap itu.

“Aku tahu.Kau hanya milikku,benar kan ?”

“Tentu.Aku hanya milikmu dan itu tidak akan berubah.” Namja itu menyunggingkan bibirnya mendengar ucapan Yoona.

“Yah,kau hanya milikku dan tak akan berubah.”

CUPP

Tangan namja itu berpindah ke kepala bagian belakang dan menekan tengkuk yeoja itu agar lebih dekat.Sementara tangan yang satu meraih pinggang Yoona dan menekannya sedikit sehingga tak ada jarak di antara mereka.

Ia sedikit menurunkan kepalanya hingga membawa bibir cherry  itu ke dalam kulumannya yang lembut dan penuh cinta.Namja itu semakin menekan tengkuk Yoona dan memperdalam ciumannya.

Di atas gedung sekolah,seorang namja menatap sinis adegan romantis itu dari balik kaca jendela.Entah sadar atau tidak,tapi namja itu mengepalkan tangannya erat dengan rahang yang perlahan mengeras.

“Ternyata Kai romantis juga.” Ujar Kris disertai kekehan kecil.Bukan hanya Sehun yang melihat adegan itu,tapi Kris dan Chanyeol juga.

“Argghh..aku jadi ingin punya kekasih.” Canda Chanyeol yang menyandarkan tubuhnya di dinding bangunan.Sehun masih setia menatap dua sejoli itu dengan ekspresi yang sama–datar.

Gosh ! Mereka masih berciuman,huh ?” Chanyeol mengintip ke arah jendela,dan kesal sendiri melihat pasangan itu masih asyik(?) dengan kegiatannya.

“Arghh..bisakah mereka—HEY ! TUNGGU AKU.’’ Ternyata Sehun dan Kris telah berada cukup jauh dari Chanyeol.Namja tinggi itu langsung berlari menyusul kedua sahabatnya.

“Cemburu,eh ?” Ujar Kris kepada Sehun yang berjalan entah ke mana,ia hanya mengikuti saja.Kris tahu apa yang dirasakan namja yang lebih mudah darinya.

“Aku tidak mengerti apa maksudmu,hyung.” Ucapan Kris ditanggapi dingin oleh Sehun.Satu hal yang Kris ketahui saat ini,Sehun tidak–lebih tepatnya belum menyadari perasaannya.

Mungkin saja kejadian yang Sehun dan yeoja itu lalui selama ini menimbulkan perasaan-perasaan tak terduga dalam diri mereka.

Atau,hanya Sehun saja yang merasakan perasaan itu ?

Mungkin.

“Aishh..kenapa kalian meninggalkan aku begitu saja ?”

“Diamlah Chanyeol.” Seketika Chanyeol membekap mulutnya sendiri,kemudian ikut berjalan di samping Kris.Chanyeol sedikit tak suka dengan suasan hening seperti ini.

Sepulang sekolah,kedua namja itu sengaja bertemu di tempat  mereka sering melakukan ‘pertemuan’.Tentu saja dengan Kris dan Chanyeol juga,namun kali ini hanya mereka berdua.

“Jadi,kenapa kau menyuruhku datang ke sini ?” Ujar Kai membuka pembicaraan.Namja di depannya meneguk secangkir cappucino sebelum menjawab pertanyaan Kai.

“Hemm..aku hanya ingin menjelaskan tentang kejadian ‘itu’ “

“Yoona sudah menceritakan semuanya padaku.”

“Benarkah ? Baguslah kalau begitu.” Sehun kembali meneguk minumannya.

“Aku pergi.”

Sehun menarik blazer yang ia letakkan di kursi kemudian beranjak meninggalkan Kai.

“Tunggu.” Sehun menghentikan langkahnya,Kai pun berdiri tepat di samping namja milky skin itu.Sehun melirik Kai tanpa menolehkan kepalanya,begitu pula dengan Kai sendiri.

“Aku tak mempermasalahkan tentang ciuman itu,hanya saja—“

“Hanya saja ?” Sehun mengulang pertanyaan Kai

“Jangan pernah menaruh hati padanya.” Kai melangkah mendahului Sehun keluar dari tempat itu.

Sehun mencoba mencerna ucapan Kai,sedetik kemudian ia tersenyum miring menatap motor Kai yang semakin menjauh dari pandangannya.

“Ck,yang benar saja.”

“Malam,princess ?”

“Menjijikan.” Yeoja itu dapat mendengar kekehan kecil dari seberang sana.

“Ok.Ok.Jadi,apa yang kau lakukan sekarang,eum ?”

“Duduk di balkon,menatap langit malam.Kau ? ”

“Memikirkanmu,hehehe. “

“Dasar ! “

“Kau kesepian ?”

“Tidak juga.”

“Benarkah ?”

“Eumm.”

“Kirimi aku alamat apartemen mu,aku akan ke sana.”

Oke.”

Yeoja itu meletakkan ponselnya kemudian merubah posisi yang tadinya duduk menjadi telentang dengan kedua tangan di bawah kepalanya sebagai bantalan.Pandangannya tertuju pada gugusan bintang di langit malam Seoul,ia jadi teringat ayahnya di Amerika.

“Apa yang appa lakukan sekarang ?” Batinnya.Gadis itu memejamkan matanya menikmati semilir angin yang sebenarnya membuat tubuhnya sedikit menggigil.

 

 

“Angin malam tidak baik untuk kesehatan.” Yoona membuka matanya perlahan dan menolehkan kepalanya ke samping melihat sumber suara.

“Cepat sekali.” Ujarnya,masih dalam posisi yang sama,pandangannya bertemu dengan manik mata kelam itu.

“Apartemenmu cukup dekat dengan kediamanku.”

“Bilang saja kau ngebut.”

“Terserah kau saja.”

“Setidaknya pelukanmu bisa menghangatkan aku.” Keduanya sama-sama tersenyum.Yoona bangkit dan menghambur ke dalam pelukan namja tan itu.

“Kau tahu,sebenarnya Sehun adalah sahabatku.”

“Memangnya kenapa ?”

“Tidak.Hanya saja aku tidak tahu kalau ternyata,selama ini yeoja yang dia maksud adalah kau.” Yoona mengangguk paham.Hembusan angin membuat pelukannya pada namja itu semakin erat.

“Lebih baik kita masuk.” Kai yang menyadari itu langsung mengajak Yoona masuk ke dalam.

“Kau mau sesuatu ?” Tanya Yoona.

“Cokelat panas mungkin ?” Jawab Kai tanpa mengalihkan pandangannya pada foto-foto yang berjejer rapi di dinding.

Namja itu tersenyum melihat foto mereka berdua beberapa tahun yang lalu,ia tak menyangka yeojanya sampai membawa foto-foto itu ke sini.Namun,keningnya tiba-tiba berkerut melihat salah satu foto yang ada.

“Dari mana kau mendapatkan ini ?” Tunjuk Kai pada foto masa kecilnya,saat itu ia sedang tertawa di ayunan dengan dua gigi depan yang hilang(?).

Yoona datang membawa dua gelas coklat panas dan meletakkannya di meja,dia menyalakan TV untuk mencari hiburan.

“Aku memintanya dari Kim ahjumma ?” Jawab Yoona.

Kemudian Kai menghampiri yeoja itu dan menonton TV bersama,tak ada acara yang menarik sebenarnya.

Eomma-ku ? Tapi kenapa harus foto itu ?” Yoona tersenyum mendengar pertanyaan Kai

“Kau lucu.”

“Kau juga.”

YAAKK !

“Heeh,,kau mengataiku lucu tapi tak ingin dibilang lucu.” Yeoja itu mempoutkan bibirnya.Tuh kan ? Dia sendiri bertingkah lucu,batin Kai.

Hening.Hanya suara TV yang terdengar.

Malam semakin larut,akhirnya Kai memutuskan untuk pulang.Yoona mengantar Kai sampai depan apartemen-nya yang tidak terlalu mewah.

“Besok pagi aku akan menjemputmu.” Kai memasang helm merah itu di kepalanya,cocok dengan motor besarnya yang juga berwarna merah-hitam.

“Hati-hati di jalan.”

Kris,Chanyeol dan Sehun keluar dari kendaraan masing-masing dan berjalan menuju kelas,terlihat ganjil tanpa Kai.Meskipun begitu tak mengurangi antusiasme(?) para yeoja untuk berteriak -__-

“Di mana Kai ?” Tanya Chanyeol.

“Katanya dia akan menjemput kekasihnya terlebih dahulu.” Jawab Kris,membuat Sehun menghela nafas kasar.

Tiba-tiba langkahnya terhenti saat melihat yeoja yang selama ini——entahlah,dia tak tahu menggambarkan perasaannya.

“Hyejin-ah “ Gumam Sehun.

“Kami duluan. “ Kris dan Chanyeol meninggalkan dua orang itu.

Setelah Kris dan Chanyeol benar-benar perg,Hyejin merangkul lengan Sehun membuat namja itu menatapnya heran.

“Temani aku ke parkiran,ponselku ketinggalan.” Sehun hanya menurut saat ditarik oleh Hyejin.

Dan,OH ! Dia benar-benar menyesal tidak menolak ajakan Hyejin.Sekarang ia harus dihadapkan pada pemandangan yang dari kemarin membuatnya gusar.

“Huh,gara-gara sahabatmu itu aku jadi tak punya sepeda.” Gerutu Yoona yang turun dari motor Kai,kemudian yeoja itu menyerahkan helm nya dan merapikan rambutnya yang agak berantakan.

“Kau mau yang baru ?” Kai ikut melepas helmnya.

“Ehmm,bagaimana ya ?” Yeoja itu melipat kedua tangannya di dada.

“Tidak usah,lebih baik aku yang mengantarmu.”

Ujar Kai sambil tersenyum menggoda,namja itu turun dari motornya dan merangkul bahu yeoja yang lebih pendek darinya.Namun,langkahnya terhenti saat melihat Sehun dan Hyejin berada tak jauh di depannya.

Anyeong,Sehun-ah Hyejin-ah “ Sapa Kai ramah.

Anyeong,oppa.Dia siapamu ?” Tanya Hyejin riang,masih setia merangkul lengan Sehun.Sedangkan namja itu memalingkan wajahnya.

“Dia kekasihku.” Jawab Kai.

“Hai Hyejin-ssi,berhati-hatilah terhadap namja di sampingmu.” Yoona melirik ke arah Sehun dengan nada bercanda.Dia sedikit  mulai tahu kepribadian namja itu dari Kai.

Hyejin hanya tersenyum kikuk,kemudian Yoona dan Kai melangkah melewati kedua orang tersebut.Sehun sempat melirik ke arah Kai dingin,namun ia segera mengalihkan pandangannya lagi dengan cepat.

Sehun POV

Aishh..kenapa juga yeoja ini menyeretku ke tempat parkir.Lihat sekarang ! aku malah bertemu dengannya.

Sekarang aku tahu,Hyejin tak lebih dari sekedar tipe idealku.Yah,perasaanku selama ini padanya hanya sebatas rasa kagum.Tidak lebih.

Aku menghempaskan tangannya yang sedari tadi merangkul lenganku,dia cukup terkejut.Kemudian aku berlari meninggalkan Hyejin,samar-samar kudengar dia memanggil namaku tapi aku tak menanggapinya.Mianhae.

 

Di kelas,aku sama sekali tak menangkap penjelasan Park songsaenim.Pikiranku terus tertuju pada yeoja itu.Ini gila,dia kekasih sahabatku dan aku tidak mungkin tertarik padanya.

Apa kejadian di drama seperti yang kukatakan akan terjadi padaku ? ARGHHH ini memalukan.Aku menggelengkan kepalaku mencoba menjernihkan pikiran-pikiran aneh itu.

“Ada masalah Tn.Oh ?”

Teguran Park songsaenim membuatku diam.

“tidak apa-apa, songsaenim.”

TING ~

“Baiklah,sampai disini pelajaran kita.Sampai jumpa minggu depan.” Seluruh kelas beseru heboh saat Park songsaenim meninggalkan kelas.

Sehun POV END

“Aku lapar,kajja kita ke kantin.” Ajak Chanyeol sambil mengusap perutnya.

“Hentikan itu Park Chanyeol.” Tegur Kris.

“Kalian duluan saja.” Tanpa permisi Sehun meninggalkan ketiga sahabatnya.Chanyeol melirik Kris,sedangkan namja itu hanya mengedikkan bahunya.

Molla.

Sehun berjalan keluar kelas menuju toilet,belakangan ini pikirannya benar-benar kacau.

TAP

TAP

TAP

Seseorang di dalam ruang olahraga (*gak tau namanya -__-  )menghentikan langkahnya.Yeoja itu terlihat familiar.

“Dia—“ Gumam Sehun saat yeoja itu berbalik,pandangan mereka bertemu.Yeoja itu tersenyum ke arah Sehun yang berdiri di luar ruangan.

“Sehun.Namamu Oh Sehun kan ? Kemarilah.” Sehun menuruti perkataan yeoja itu dan masuk ke dalam ruangan dengan langkah malas.

“Hey,kau seperti tidak mengenalku saja.Atau aku perlu memperkenalkan diriku ?” Sehun menyunggingkan senyumnya.

“Tidak perlu nona Im.”

“Ayolah,kau temannya Kai berarti temanku juga.Bersahabatlah sedikit.” Yoona menonjok(?) lengan Sehun pelan.

“Mau berlatih Taekwondo denganku ?” Tawar yeoja itu.

“Kau yakin ?” Sehun tersenyum meremehkan.

BRAKK

Yoona membanting tubuh Sehun ke matras membuat namja putih itu sedikit meringis.Namja itu bangkit sembari menepuk-nepuk seragamnya yang sebenarnya tidak kotor,ia berkacak pinggang dan menatap sinis yeoja di depannya.Yoona hanya tersenyum melihat Sehun.

BRAKK

Sehun memalingkan wajahnya,namun sedetik kemudian ia balik membanting tubuh yeoja itu ke matras dan menindihnya.Sehun mengurung Yoona dengan salah satu tangan di samping kepala yeoja itu dan satunya lagi memegang pergelangan tangan Yoona.

“K-Kau “ Ujar Yoona agak gugup,wajahnya sangat dekat dengan wajah tampan milik namja di atasnya.

“Aku juga bisa ! ”  Lagi-lagi Sehun menunjukkan smirk-nya.Yoona yang tadinya tegang langsung mengubah raut wajahnya.

“Haha,ayolah..jangan terlalu serius.’’ Sontak Yoona mengatupkan mulutnya saat wajah Sehun makin dekat.Sekarang ia dapat merasakan hembusan nafas namja itu di wajahnya.

“Se-Sehun.”

Sehun POV

Aku membanting yeoja itu pelan dan menguncinya di bawahku.Ia tertawa mencoba mencairkan suasana tapi aku tak terpengaruh sama sekali.

Bibir itu..aku pernah merasakannya sekali.Dan aku ingin menyentuh permukaan lembut itu lagi.

Yeoja ini berusaha melepas tangannya namun aku mencengkramnya semakin erat membuatnya benar-benar tak berkutik.

Bibir tipis itu menggumamkan sesuatu,tapi aku tidak menangkap apa yang dia katakan karena perhatianku hanya tertuju pada titik itu.

CHU ~

Aku memejamkan mataku menikmati sensasi memabukkan saat menyentuh garis lemon itu.Awalnya hanya menempelkan,namun sesuatu dari dalam mendorongku melakukan lebih.Aku mulai melumatnya sampai——

“EHMMM “

Mataku terbuka dan aku masih menempelkan bibirku di bibirnya,mata Yoona hanya membulat lucu melihatku.

“Sampai kapan kau akan mencium kekasihku ?”

TBC

 

Advertisements

31 thoughts on “WHAT ?? Chapter 5

  1. ahh, telat aku baru baca ff nih di chap 4 sma 5 ni.. tpi comment nya cman dsini hehe..mianhae
    bagus ,ohh
    keren kai sma yoona nya sweet bget .

  2. greget gue baca ini haha… jangan lama2 thor chap 6 nya ….
    jadi endingnya yoonkai apa yoonhun nih? berharap yoonhun sih, soalnya yoonhun ship hihi, tapi gapapa sih yoonkai ataupun yoonhun di ff ini hihi…. ^^
    banyakin sweet moment nya juga yah hihi

  3. Aaaaa:333333
    Sehun udah mulai cinta sama yoona tuh (•̯͡.•̯͡)
    Main cium2 segala lagi gregetan bacanyaaaa (˘▿˘ʃƪ)
    Tapi yoona udah punya kai._.
    Kasihan hunnie :”” *pukpuk*
    Berharap sih ntar endingnya yoonhun please;D
    Heheh.__.v

    Ditunggu chapter selanjutnya thor
    Hwaiting ‘̀⌣’́)ง

  4. Huaaaaaa seru banget sih thor??? Haduh >.,< (yoonhun ama yoonkai) walaupun ceritanya makin complicated, tapi makin seru juga.. Kyaaaaaaaa cerita teenager banget.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s