WHAT ?? Chapter 9

WHAT ?? Chapter 9

Cast   :   Im Yoona  | Oh Sehun   | Kim Jongin  | Kris Wu | Park Chanyeol

Genre  :  Romance  |  Friendship  |  Life school  |  Sad

Note : Cast milik tuhan,orang tua dan agensinya.

Warning : Jalan cerita gaje dan typo bertebaran !

PRANG ~     

“A-Apa ?”

Kai dan Tn.Im segera menoleh ke sumber suara,di sana Yoona berdiri dengan wajah shock.“A-Apa maksud perkataan appa ?” Yoona berjalan mendekati ayahnya dengan tatapan tak percaya.

“Sayang,appa telah menjodohkanmu dengan putra dari sahabat lama appa.

Hati Kai bagai ditusuk ribuan jarum,sakit rasanya mengetahui bahwa kekasihnya telah dijodohkan.

A-Appa,aku mencintai Jongin dan aku tidak menginginkan pria selain Jongin”

“Maafkan appa,sayang.Tapi kami telah merencanakan perjodohan ini.”

Yoona menggeleng tak percaya,matanya berair dan nafasnya sesak.Ia melihat Kai yang juga menatapnya dengan tatapan sendu.

“Tak bisakah appa membatalkan perjodohan itu ?” Im Seunghoon menggeleng lemah.

“Besok,kau dan putra dari sahabat appa akan bertemu.Siapkan dirimu.” Tn.Im meninggalkan Yoona dan Kai di ruang tamu.

Yoona POV

Aku tidak bisa menerima semua ini,aku hanya mencintai Kai dan selamanya akan tetap seperti itu.

Op-oppa ~ “

Aku tak bisa menahan air mataku untuk tidak keluar,Kai segera membawaku ke dalam dekapan hangatnya yang membuatku merasa sangat nyaman.Ia mengelus rambutku pelan dan sesekali mencium puncak kepalaku.

Uljima ~ “

“Hiks…oppa aku tidak menginginkan ini,aku tidak menginginkannya oppa.”

“Sssst.Jangan menangis.” Aku mengeratkan pelukanku seolah aku akan kehilangan dia jika aku melepasnya.Atau mungkin aku memang akan segera kehilangan dia ?

Tidak.

Kai adalah hidupku,aku tak bisa kehilangan dia.

“Hiks..Aku mencintaimu oppa.”

“Aku juga mencintaimu,sangat.”

Yoona POV END

07 : 15 LA Standard Time @Morning

“Eunghh..” Lenguhan kecil keluar dari bibir seorang yeoja yang tidur meringkuk di tempat tidurnya.

Ia menatap jam weker yang menunjukkan bahwa hari sudah pagi.Yeoja itu terbangun dengan mata sembab karena ia menangis semalaman.

“Kai ?” Yoona menggumamkan nama kekasihnya.Sedetik kemudian ia segera keluar dari kamarnya dan mencari keberadaan Kai.

Oppa,kau di mana oppa ?” Yeoja itu berlari memanggil namja itu.Ia takut kekasihnya telah pergi dan meninggalkannya.

OPPA,KAU DIMAN—–“

“Aku di sini.”

Yoona berbalik.”Oppa ~ “ Yeoja itu segera menubrukkan tubuhnya dan tenggelam dalam dekapan hangat namja itu,ia bernafas lega melihat Kai berada di depannya.

“Ada apa,eumm ?”

“Aku takut kau pergi.” Jawab Yoona cepat.

“Aku tidak akan ke mana-mana.”

“Kau janji ?”

I Promise.” Kai tersenyum.

Perasaan lega menyelimuti hati yeoja itu hanya dengan melihat senyuman menenangkan dari kekasihnya.

“Kau seperti orang gila tadi AH ! Bukankah kau memang gila ? hehehe “ Yoona sedikit menjauhkan tubuhnya dan memukul pelan lengan Kai.

“Dasar kau.” Yeoja itu ikut tersenyum membuat suasana hatinya lebih baik.

.

“Aku minta maaf sebelumnya,tapi kau harus meninggalkan putriku.”

“Aku mengerti,ahjussi.”

“Gomawo Jongin-ah.”

“Nde.”

.

Untuk mengisi waktu liburan mereka,Yoona mengajak Kai berjalan-jalan di sekitar kota Los Angeles.Udara dingin dan salju yang mulai turun di bulan Desember membuat Yoona mengeratkan jaket putih yang ia kenakan.Yeoja itu memakai jeans hitam dan topi rajutan berwarna putih di kepalanya.

Oppa,lihat itu.” Kai mengikuti arah pandangan Yoona.

Sebuah pertunjukan mini orkestra di pinggir jalan membuat yeoja itu menarik Kai untuk ikut bergabung dengan penonton lain.Kelompok orkestra itu tergolong unik karena semua anggotanya rata-rata telah berusia lanjut.

Oppa,ayo kita berfoto.”

Kai meminta seorang pejalan kaki untuk mengambil gambar mereka bersama kakek-kakek tua yang tergabung dalam mini orkestra itu.Yoona membentuk tanda V di tangan kanannya sedangkan Kai merangkul bahu yeoja itu.

Thanks.” Ujar Kai pada pejalan kaki itu.

Dengan antusias Yoona melihat hasil foto mereka dan langsung menjadikannya sebagai wallpaper di ponselnya.

“Aku terlihat tampan.” Ujar Kai percaya diri.

“Yayaya,kau memang tampan.” Yoona mencibir kepercayaan diri Kai yang amat(?) tinggi.

“Ya,aku memang tampan.” Yeoja itu memutar bola matanya malas.

Oppa,perhatikan ini,kau terlihat sangat lucu berfoto di samping badut-badut itu.” Kai meraih ponsel Yoona dan melihat momen-momen yang mereka abadikan.

“Aku harap kau tidak pernah melupakan kenangan ini,Yoong.”

Yoona menyeruput cokelat panasnya.”Tak akan.”Kai tersenyum melihat wajah ceria Yoona yang mungkin sebentar lagi tak akan bisa ia nikmati.

Kajja,kita pulang.”

Yoona dan Kai keluar dari cafe itu dan menuju parkiran.Sepanjang perjalanan,Yoona terus mengoceh dan menceritakan kembali kejadian yang mereka lewati.Kai hanya sesekali menanggapi ocehan Yoona,dan yeoja itu menyadari ada yang aneh dari kekasihnya.

“Kau terlihat kurang baik,oppa.Apa terjadi sesuatu ?” Kai menggeleng pelan dan melemparkan senyuman pertanda ia baik-baik saja.

Gwenchana,aku hanya terlalu senang.”

“Benarkah ?”

Nde.”

.

Beberapa saat kemudian mobil mewah itu memasuki area kediaman Yoona.

Kajja kita turun.” Ajak Yoona.

“Yoong ! “ Yoona hendak membuka pintu mobil,tapi suara Kai membuat gerakannya terhenti dan beralih menatap namja itu.

“Ada apa,oppa ?”

“Aku—-“

Kai segera meraih tangan yeoja itu dan tangan yang satunya mendorong tengkuk Yoona membuat garis lemon itu menyatu sempurna.

Yoona membulatkan matanya namun sedetik kemudian ia memejamkan matanya melihat Kai yang memejamkan matanya terlebih dahulu.Namja itu memperdalam ciumannya terhadap Yoona melihat bagaimana ia semakin menekan tengkuk kekasihnya.

Gadis itu merasa ada yang janggal dengan ciuman Kai,ini tidak seperti biasanya.Ia berinisiatif untuk menyudahi ciuman itu dan bertanya pada Kai.

“Ada aphmmmp “

Yoona mendorong dada Kai namun seketika namja itu meraih tengkuknya kembali dan menyatukan bibir mereka.Gadis itu  semakin dibuat tak mengerti dengan tindakan Kai.

“Apa yang terjadi ?” Kai hendak meraih bibir itu lagi tapi Yoona segera menahannya.

“Katakan apa yang terjadi,oppa.” Ujar Yoona dengan nada suara yang sedikit meninggi.Namja itu menggeleng lemah dan menetralkan kembali nafasnya yang sedikit memburu.

Gwenchana,kajja kita turun.”

Yoona menatap punggung namja yang terlebih dahulu keluar dari mobil.Ia kemudian ikut turun dan berlari kecil berusaha menyamai langkahnya dengan namja yang telah masuk ke dalam rumah.

Oppa ! “ Panggil Yoona.

“Sayang,kau sudah pulang ?”

Langkah Yoona terhenti saat hendak masuk ke kamar Kai,ia segera berbalik menatap Tn.Im yang terlihat rapi malam ini.

“Bersiaplah,kita akan bertemu dengan sahabat appa.”

Mwo ?”

“Tolong antar dia ke kamarnya.” Tn.Im menyuruh seorang maid untuk membawa Yoona ke kamarnya.

“Ada apa ?”

“Turuti saja apa kataku.”

Dalam perjalanan menuju tempat yang telah ditentukan sebelumnya,Yoona terus diam dan menggenggam tangan Kai erat,Yoona memaksa agar Kai ikut dengan mereka.

Oppa,kau akan menepati janjimu kan ?” Bisik Yoona lirih.Kai tak menjawab,ia hanya tersenyum sambil mengacak rambut Yoona pelan.

.

.

“Seunghoon-ah,kau sudah datang rupanya.”

Seorang pria paruh baya merangkul Tn.Im akrab,ia menarik kursi dan mempersilahkan Tn.Im duduk.

“Apa dia putrimu ?” Seunghoon mengangguk.

“Dia cantik,mirip dengan mendiang Taehee.”

“Ngomong-ngomong di mana putramu,Jongwoon hyung?” Pria yang dipanggil hyung itu menengok sebentar mencari keberadaan putranya.

“Sepertinya putraku masih di toilet.”

Yoona terus menggenggam tangan Kai,ia merasa sedikit gugup berhadapan dengan orang yang—mungkin—sebentar lagi akan menjadi orang tuanya juga.

“Siapa namja tampan yang berada di sampingmu Yoona-ah ?”

Yeoja itu mendongak hendak menjawab pertanyaan Jongwoon.” Dia keka—–“

“Aku temannya Yoona.” Gadis itu menatap Kai tak percaya seolah meminta penjelasan dari perkataan namja itu.Tapi Kai hanya mengelus punggung tangannya dan memberi Yoona senyuman.

Jongwoon mengangguk paham.”Oh,itu dia putraku.”

Yoona menoleh ke arah namja yang—mungkin—tak lama lagi akan menjadi pendamping hidupnya.Dan alangkah terkejutnya ia saat mengetahui siapa namja yang dijodohkan dengannya.

“Se-Sehun ?” Gumam Yoona tak percaya,begitu pula dengan Kai.

Sehun POV

Aku memutuskan untuk menyerah mendapatkan Yoona,tak ada kesempatan bagiku untuk mencoba meraihnya.

Saat orang tuaku mengatakan bahwa aku telah dijodohkan dengan putri teman lamanya,aku hanya menurut dan berharap bisa segera melupakan yeoja itu dengan adanya perjodohan ini.

Dan saat ini,aku berdiri di hadapan yeoja yang akan dijodohkan denganku. Ya Tuhan ! Apa ini kesempatan yang kau berikan padaku ? Kalau iya,aku sangat berterima kasih padamu dan tak akan menyia-nyiakan kesempatan ini.

“Yoona ?” Jujur aku tak bisa menyembunyikan ekspresi bahagiaku malam ini.Yoona,dia gadis yang dijodohkan denganku ? Apa ini artinya aku ditakdirkan untuk bersamanya ?

Perlahan aku mengambil tempat duduk di antara Yoona dan Tn.Im.Aku cukup terkejut melihat kehadiran Kai di sini.Apa dia tidak tahu bahwa kekasihnya akan dijodohkan ? Entahlah.

“Oh Sehun imnida.” Tn.Im tersenyum ramah padaku.

“Kau sangat tampan,Sehun-ah.”

“Tidak juga.” Aku sedikit menunduk kemudian melirik yeoja di sampingku yang menatapku masih tak percaya.

“Jadi,kalian sudah saling kenal ?” Aku mengiyakan pertanyaan Tn.Im

“Kami satu sekolah.”

Sehun POV END

“Ini awal yang baik.Dan berhubung kalian masih sekolah,kami tidak akan menikahkan kalian sebelum waktunya.Kau dan Yoona akan bertunangan terlebih dahulu.” Ujar Tn.Oh

Hati Kai mencelos,apa hubungannya dengan Yoona benar-benar akan berakhir seperti ini ? Ia tidak sanggup berada di sini lebih lama lagi.

Akhirnya namja itu melepas genggaman tangan Yoona dan berjalan meninggalkan tempat itu.

“Aku rasa aku harus pergi sekarang.”  Yoona heran dengan tindakan Kai,ia segera menyusul namja itu keluar dari tempat tersebut.

Tn dan Ny.Oh tak mengerti dengan kelakuan calon menantu mereka,terlebih lagi dengan tingkah namja yang baru saja meninggalkan tempat itu.

“Aku akan menyusul mereka,kalian bicarakan saja semuanya.Aku dan Yoona setuju saja dengan pendapat kalian.”

Sehun segera beranjak dari tempat duduknya dan berlari menyusul Yoona.

Yoona POV

Oppa ~ Oppa mau ke mana ?” Aku mengejar Kai sampai di luar,aku tahu bagaimana perasaannya saat ini karena aku juga merasakan hal yang sama.

“Yoong,pergilah dengan Sehun.”

Aku menggeleng.”Tidak oppa,kau tak boleh meninggalkanku.Kau telah berjanji.”

Mianhae Yoong,”

Aku kembali mengejar Kai yang terus menghindariku.Aku menarik tangannya dan memeluknya dari belakang.

“Jangan tinggalkan aku,oppa.Kumohon.”

Mianhae.” Kai berusaha melepas pelukanku,tapi tidak semudah itu aku melepasnya.Aku terlalu mencintai namja yang telah bersamaku selama kurang lebih dua tahun ini.

“Kau tak mencintaiku lagi ?”

“Aku sangat mencintaimu,kau tahu itu.Biarkan aku pergi,Sehun menunggumu dan aku turut bahagia dengan hubungan kalian.”

OPPA ! JANGAN TINGGALKAN AKU,KUMOHON hiks…OPPA ! “ Aku hendak mengejar Kai,namun seseorang mendekapku dari belakang.

“Tenanglah Yoona-ah.” Itu suara Sehun.

OPPA ! JANGAN PERGI OPPA hiks…jangan tinggalkan aku.” Sehun mengeratkan dekapannya padaku.

Aku menggeleng tak percaya melihat tubuh Kai yang semakin menjauh dari pandanganku.Rasanya,aku kehilangan separuh dari nyawaku.

“Kai oppa..hiks…oppa.”

Yoona POV END

Kai POV

Dengan berat hati aku terpaksa melepas pelukan Yoona dan segera menjauh darinya.Aku tidak sanggup melihat air matanya lebih lama,aku tidak bisa melihatnya menangis.

“Aku juga mencintaimu,Yoong.Sangat mencintaimu.”

Tes

Dadaku sesak,aku tak dapat menahan air mataku yang sejak tadi aku tahan di depannya.Rasanya sangat menyakitkan,aku seperti kehilangan sesuatu dalam tubuhku.

“Yoong,maafkan aku.”

Aku menoleh ke belakang dan melihat Sehun memeluk erat Yoona yang terus menangis.

“Semoga kau bahagia dengannya.Saranghae,jeongmal saranghae Yoona-ah.Aku harap Sehun bisa menjagamu lebih baik dari aku.”

Kai POV END

Sehun POV

Aku sakit melihat yeoja yang kucintai terus menangisi namja lain,keadaannya sangat menyedihkan setelah ditinggal oleh Kai beberapa jam yang lalu.

Tapi kini keadaannya mulai membaik,ia tertidur tenang di kamarku.Aku menghubungi orang tuaku dan appanya untuk mengatakan bahwa aku membawa Yoona ke apartemen ku.

Kupandangi wajahnya yang pucat karena terlalu lama berada di luar dengan suhu rendah,dan juga bekas linangan air mata di pipinya.

“Maaf Yoong,tapi aku tak bisa melepasmu mulai saat ini.” Aku tersenyum miris.”Dan seterusnya,aku akan membuatmu mencintaiku dan melupakan Kai.”

Aku tahu tindakanku sangat egois,tapi aku harus melakukan ini.

“Aku mencintaimu,” Kugenggam tangannya erat dan mencium punggung tangan itu berkali-kali.

“Eungh..” Yoona menggeliat kecil sebelum akhirnya terbangun.Ia mengedarkan pandangannya ke seluruh sudut di kamar ini.

“Yoong,kau sudah bangun ?”

“Kai ? Kai oppa,aku harus bertemu dengannya sekarang.”

Dia bangkit dari tempat tidur dan hendak keluar dari kamar,tapi aku langsung mencegatnya di ambang pintu.

“Kau tidak boleh kemana-mana,”

“Tidak,aku harus menemuinya sekarang.” Yoona menyentuh gagang pintu dan berlari keluar kamar.

“Tak ada gunanya kau menemui dia.”  Yeoja itu menghentikan langkahnya dan berbalik menatapku.”Apa maksudmu ?” Aku mendekat ke arahnya.”Meskipun kau bertemu dengan Kai,kau tetap tak bisa kembali padanya.”

“Bisakah kau mengatakan pada orang tuamu untuk membatalkan perjodohan ini ?” Dia menatapku begitu sendu,aku sedikit tertegun melihatnya.

Tidak.

Aku harus bersikap egois demi mempertahankan dia agar tetap berada di sisiku.

“Maaf,tapi aku tidak bisa dan tak akan melakukan hal bodoh itu.”

“Sehun,kau tahu kan kalau aku hanya mencintai Kai ?” Yoona mengguncang kedua bahuku,sedangkan aku  berusaha menghindari tatapannya.

“Aku tahu.”

“Kalau begitu—–“

“Tapi kau juga harus tahu bahwa mulai saat ini kau bukan milik Kai lagi.” Aku memberanikan diri menatap matanya.”Kau ditakdirkan bersamaku,dan itu artinya kau milikku sekarang.”

Dia menurunkan tangannya dari bahuku dan menunduk perlahan,ia tak mengatakan apapun dan berjalan menuju pintu apartemen.

“A-Aku harus pergi.”

GREB

“Jangan pergi,kumohon.”Aku mendekapnya dari belakang,tak rela ia pergi menemui namja itu.

Yoona terdiam di tempatnya.”Maaf.Tapi aku harus menemuinya sekarang,aku tidak bisa kehilangannya.” Ia melepaskan pelukanku.

Dadaku tambah sesak mendengarnya,sejenak aku membiarkan dia menjauh dari tempatku sekarang.Namun,keegoisan lagi-lagi mendorongku untuk menghentikan langkahnnya.

Ingat Sehun ! Ini satu-satunya kesempatanmu untuk memilikinya.

Aku mempercepat langkahku dan menarik pergelangan tangannya kemudian menarik yeoja itu masuk kembali ke kamarku,sepertinya ia terkejut dengan tindakanku.

“A-Apa yang kau lakukan ?”

BRUK

“Tidak akan kubiarkan kau pergi.”

Aku mendorongnya ke tempat tidur dan menindihnya,ia mendorong dadaku tapi aku segera mengurungnya dengan kedua tanganku.

“Menyingkirlah.” Dia menatapku tajam dan masih berusaha melepaskan diri dari kurunganku.

“Tak akan kubiarkan kau menemui namja itu.”

“Kau egois.”

“Benar.Memangnya kenapa ?”

“Sehun,kau tahu aku hanya menganggapmu sebagai sahabat—-“

“Aku bukan sahabatmu.Aku calon suamimu sekarang,kau harus mengerti itu! “ Ucapku dengan nada tegas.

Tatapan tajamnya padaku perlahan melembut,atau mungkin pasrah ? Tidak.Dia bahkan tak menatapku sekarang.

“Aku tidak bisa” Ujarnya lirih sambil menatap ke arah lain.

Hening.

.

.

Aku menghela nafas kemudian menjauhkan diri dari tubuhnya.“Bersiaplah,kita akan kembali ke Korea.” Kutinggalkan yeoja itu di kamarku.

Sehun POV END

Malam sebelumnya,Kai meninggalkan Los Angeles dan kembali ke Korea tanpa membawa apapun kecuali ponsel dan dompetnya.Ia bahkan tak kembali ke rumah Yoona atau sekedar meninggalkan pesan.

Saat ini,namja itu masih bergelut dengan selimutnya.Ia tak bisa tidur semalaman mengingat kejadian yang terlalu mengguncang hatinya.

Ia lelah fisik dan batin.

“ARGGHH ~ ”

Ia bangun dan mengacak rambutnya kasar,wajah tampannya terlihat sangat kusut dengan kantung mata yang menghitam.

Namja itu meraih sebuah foto yang berada di atas meja tepat di samping tempat tidurnya.Ia tersenyum miris melihat gadis yang bersamanya dalam foto itu.

“Yoona-ah.” Gumam namja itu.

“Aku merindukanmu.”

Yoona POV

Perjodohan ? Aku tak pernah berpikir akan ada momen seperti ini dalam hidupku.Usiaku bahkan belum mencapai 17 tahun tapi aku harus dihadapkan pada situasi seperti ini.

“Sayang,turunlah.Sehun menunggumu.” Dengan malas aku beranjak dari tempat tidurku dan menyeret koper berisi pakaian.

Sehun yang berada di bawah langsung meninggalkan tempat duduknya dan menghampiriku.Dia tersenyum sangat menawan mampu melelehkan setiap wanita yang melihatnya,tapi di mataku senyuman itu tampak biasa saja.

“Sudah lama menunggu ?” Sapaku.

“Tidak juga.Ehm,sepertinya kita harus pergi sekarang.” Sehun mengambil koper di tanganku dan membawanya ke mobil.Aku dan appa mengikuti di belakang.

Appa,kami pamit dulu.” Appa memelukku begitu erat.Meskipun aku marah karena menjodohkanku tanpa izin(?),tapi dia tetap appaku.

“Aku menyayangimu.”

Appa juga menyayangimu,sayang.” Aku melepas pelukan appa.

“Sehun-ah,aku titip putriku padamu,jaga dia baik-baik.”

“Aku janji,ahjussi.”

Kupandangi wajah Sehun,sebenarnya ia pria yang sangat baik meskipun ada kejadian antara kami yang kurang menyenangkan saat pertama bertemu.

“Jangan panggil ahjussi,bukankah sekarang kita keluarga ? Panggil appa saja.” Aku memukul lengan appa pelan yang ditanggapi dengan kekehan kecil dari Sehun.

“Baiklah ehm..appa.Kami pamit dulu.” Ujar Sehun.

“Maaf karena appa tidak bisa menghadiri pertunangan kalian.”

Aku memeluk appa sekali lagi sebelum benar-benar meninggalkan pekarangan rumah.Eomma,aku harap semuanya baik-baik saja.

Yoona POV END

@ICN Airport

Mobil yang menjemput Sehun dan Yoona telah tiba,mereka berangkat duluan sementara Tn.dan Ny.Oh menyusul belakangan karena masih ada beberapa urusan yang harus diselesaikan.

Pertunangan mereka dilaksanakan esok hari di kediaman Oh.Hanya orang-orang penting saja yang akan mereka undang.

“Apa tidak sebaiknya kau tinggal di rumahku saja mulai saat ini?” Tawar Sehun.Namun Yoona menolaknya dengan alasan ingin mandiri seperti tujuan awalnya saat baru datang di Korea.

“Tapi ingat ! Kau tunanganku sekarang,jadi jangan macam-macam.Arasseo ?” Sehun mencubit gemas hidung Yoona membuat yeoja itu sedikit meringis.

Nde Tn.Oh “ Ujar Yoona sambil mengusap hidungnya yang sedikit memerah.

.

.

“Masuklah.Udara di luar sangat dingin.” Sehun mengelus pipi Yoona lembut.Saat ini mereka berdua telah sampai di apartemen Yoona tepat pukul 18:30 KST.

“Kau tidak mampir ?”

Sehun menggeleng pelan.”Aku harus menyimpan tenaga untuk acara pertunangan kita besok.”

Sejenak yeoja itu menahan udara untuk masuk dalam paru-parunya.Mendengar kata ‘pertunangan’ keluar dari mulut Sehun membuat dadanya sedikit sesak.

“Aku pulang.Besok aku akan menjemputmu.”

Nde,hati-hati di jalan.”

Setelah memastikan bahwa mobil Sehun benar-benar telah menghilang,Yoona masuk ke apartemen sambil menyeret kopernya.

Yeoja itu menjatuhkan tubuhnya di sofa dan memejamkan matanya perlahan,tiba-tiba ia teringat dengan Kai.Tanpa pikir panjang Yoona mengambil ponselnya dan mencari nomor kontak seseorang.

Hatinya berdebar mendengar suara ponsel di ujung sana yang tak kunjung diangkat pemiliknya.

Dan yeoja itu pun mendesah kecewa karena pemilik ponsel itu benar-benar mengabaikan panggilannya.

“Hufftt..” Ia kembali memejamkan matanya.Sekelebat kenangan bersama Kai kembali berputar bagai film di kepalanya.

Yoona membuka kedua matanya dan beranjak dari sofa,ia membuka kopernya dan menemukan barang-barang Kai yang tertinggal di rumahnya.Kemudian ia mengeluarkan benda-benda itu dan menaruhnya di tempat yang berbeda.

“Dengan ini aku bisa menemui Kai.”

Ia mengambil kunci mobil dan malam itu juga Yoona meninggalkan apartemennya menuju apartemen Kai,Yeoja itu berharap bisa menemukan Kai di sana.Sebelumnya ia telah mengirimi Chanyeol sebuah pesan teks dan menanyakan alamat apartemen Kai.

Kai POV

Kulirik ponselku yang bergetar,dan aku tertegun melihat nama yang tertera di layar.Sungguh,aku merindukan suaranya.Tidak,aku merindukan semua yang ada padanya.

Aku menghela nafas panjang saat ponsel itu berhenti bergetar,begini mungkin lebih baik.

Suara bel apartemen membuyarkan lamunanku,aku berjalan menuju ambang pintu.Tanpa melihat siapa yang datang,aku langsung membuka pintu dan——-

DEG

Nafasku tercekat.

Tubuhku membeku.

Ingin sekali aku membawa tubuh mungil itu dalam pelukanku.

Ingin sekali aku mengecup bibir merahnya saat itu juga.

Ingin sekali aku mengatakan padanya bahwa aku sangat mencintainya dan tak ingin dia bertunangan dengan orang lain.

DEG

Oppa ~ jangan tinggalkan aku lagi.” Ia menerobos masuk dan memelukku erat,ia menjatuhkan barang bawaan yang aku tak tahu isinya apa.

“Yoo-Yoona—-“

“Hiks..tetaplah di sisiku.”

“A-Aku—-“

“Aku tidak bisa kehilanganmu.” Dia memotong perkataanku sebelum aku melanjutkannya.

Chu ~

Aku sedikit menjauhkan tubuhnya namun sedetik kemudian aku menarik tengkuknya dan menyatukan bibir kami.

Dia terisak dalam ciuman itu dan mendorongku untuk memperdalam ciuman di bibir merahnya yang kini terasa sedikit asin.

Akhirnya aku melepas tautan bibir kami saat yeoja itu mulai sesak nafas.Aku langsung menenggelamkan wajahku di rambutnya dan mendekap tubuhnya erat.

Jeongmal saranghae

TBC

FYI Chap depan udah END

thanks for reading,guys ^^

 

Advertisements

24 thoughts on “WHAT ?? Chapter 9

  1. yeay!! udah ada chap 9..
    kayaknya ENDnya bakal YoonKai deh-_- kelihatan Yoona gak bisa nerima Sehun…
    pdhl aku berharap SeYoon *WinDeer.kambuh, walaupun disini Sehunnya terkesan egois tapi aku tetap suka thor.. tapi aku serahin aja ke author sbg penulis FFnya, terserah author aja ENDnya gimana.. aku YoongEXO shipper soalnya, jadi siapa aja pairnya di member EXO bakalan suka.. chap selanjutnya udah END kah thor? /gak.rela/LoL/
    chap selanjutnya ditunggu banget-banget^^
    ditunggu juga karya YoongEXO lainnya..
    *keep.writing*

  2. ya ampun aku bener” benci bgt deh sm sehun,dia egois bgt ga mikirin betepa hancurnya perasaan YoonKai…hufft
    aduh thor kasian YoonKai nya, knp dirimu harus memisahkan YoonKai thor…hiks,,,hiks
    pokoknya ga rela klo Yoona sm sehun…hadeuuh
    ditinggu lanjutnya

  3. Mau yoonkai or yoonhun ending nya, aku tetep seneng… Aaaaaa keren banget makin kesini ceritanya >.< keep writing ya thor, abis ff ini selesai ^^
    Hwaiting !! ^.^

  4. yah.yah… bingung nih Yoonkai apa Yoonhun 🙂
    tapi kayanya Yoonkai aja deh ya~~. buat Yoonhun di FF yang lain aja. hhehe
    semangat buat next chapter 😀

  5. Pengen yoonhun endingnya,tapi terserah author aja maunya yoonkai/yoonhun aku akan tetap mendukung, keep writing ditunggu next chap.nya 😀

  6. Aaaa jadi bingung lgi knn tp terkadang setuju dgn pemikiran sehun bahawa untuk memiliki seseorang haruss sedikit brsikap egois hahhaha jdi yoonhun dongg endingnya hahhahah, hhmm tapi kasian kai jga haduhhh bingungggg lgi dehh wahh dtunggu chap slanjutnya thor

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s