[Sequel] DAD,ME AND MY BOYFRIEND Part 1

[Sequel] DAD,ME AND MY BOYFRIEND Part 1

Cast   :   Yoona – Kris – Sehun

Genre  :   Family – Romance

Disclaimer  :   Cast milik tuhan,orang tua dan agensinya.

Warning ! Typo

—   

Daddy ~ “

“……………….”

Dad ?”

“………………”

My Handsome daddy ?”

“……………….”

My cool daddy ?”

“…………………”

YAK ! APPA !”

“…………………..”

Dadd—–yyyy

Gadis itu mendengus kesal karena ternyata pria yang dipanggil “Daddy” dan berbagai panggilan lainnya sedang tertidur dengan posisi layaknya seseorang yang sedang membaca koran.Ya,pria itu memegang koran tapi nyatanya ia sedang tertidur.

Yoona—gadis itu—mendengus kesal kemudian meninggalkan tempat daddynya.Sedari tadi ia melipat kakinya dan membuat pose memohon di hadapan pria itu,tapi sang daddy malah tertidur.

Yeoja itu berjalan menuju kamarnya dan langsung merebahkan diri di kasur empuk miliknya.Yoona meraih ponselnya dan mencari nama kontak seseorang.

“Halo,Oh.Kau di sana ?”

“Ya,ada apa ?”

“Huffttt….daddy ~”

“Kenapa dengan daddymu ?”

“Eh ppabo ! Kau sudah lupa kejadian tadi pagi ?” Suara gadis itu sedikit meninggi,tapi sebenarnya ia tak bermaksud seperti itu.

“A-aku ingat.”

Ottokhae ?”

“Tenang chagie ~ aku Oh Sehun yang tampan akan membuat daddymu luluh dan memaafkan aku SEGERA !”

“Kau yakin ?” Pria di seberang sana mengangguk.

“Kau yakin ?” Tanya Yoona sekali lagi.

“E-eh ? i-iya,tentu saja aku yakin.” Sehun merutuki kebodohannya karena baru saja mengangguk,tentu saja Yoona tak bisa melihatnya.Kecuali ia memiliki mata khusus atau kamera cctv di kamarnya -___-

“Kalau begitu aku tutup dulu,ne ?”

“Tu-tunggu dulu “ Yoona kembali mendekatkan ponselnya ke telinga karena larangan Sehun.

“Ada apa lagi ?”

“I love you !”

Klik

Yoona mendengus tapi juga tersenyum karena kelakuan kekasihnya.Masih bisakah ia menyebut namja itu sebagai kekasihnya setelah kejadian tadi pagi ?

Flashback

“KELUAR KAU SEKARANG DARI RUMAHKU NAMJA MESUM !”

“Yaakk yaakk ampun ahjussi ampuunn “

Daddy ~ lepaskan Sehun,daddy

Yoona terus memohon dan berusaha menghalangi daddynya agar berhenti menjewer kuping Sehun.Kris menyeret namja itu dari rooftop sampai ke depan pintu karena telah berani memeluk putrinya saat mereka bertiga tidur di rooftop semalam.

“Kau !” Sehun terperanjat ditunjuk seperti itu oleh Kris.”Jangan.pernah.mendekati.putriku.lagi.” Ujar Kris penuh penekanan sambil menunjuk-nunjuk wajah Sehun.

“Ta-tapi aku——“

“Dan kau baby Wu,putuskan hubunganmu dengan namja mesum ini saat ini juga.” Kris berbalik menghadap Yoona yang masih setia berdiri di dekat pintu.

Daddy,Oh memelukku karena ia sayang padaku.”

Pria yang Yoona sebut sebagai ‘Oh’ mengangguk membenarkan perkataannya.Tapi baru saja ia mau buka mulut,Kris telah mendahuluinya.

Daddy tidak mau tahu ! Kalian berdua tidak boleh bertemu lagi.Titik.”

BLAMM

Setelah mengucapkan itu Kris menutup pintu rumahnya kasar dan langsung menguncinya,tak membiarkan Yoona menemui Sehun di luar.

Di luar,Sehun mengetuk pintu dan menekan bel berharap pria tua itu mau membukakan pintu untuknya.Tapi usahanya sia-sia.

Dengan langkah gontai ia meninggalkan pekarangan rumah Keluarga Wu sambil sesekali berbalik ke belakang berharap Yoona ada di sana.

Sehun menghela nafas kasar kemudian menstarter mobilnya meninggalkan rumah megah itu.

Flashback end

Karena bosan di kamar,Yoona memutuskan untuk keluar sekaligus melihat apakah daddynya sudah bangun atau belum.

Dengan langkah pelan ia turun dari tangga,samar-samar ia mendengar seseorang sedang bersenandung ria di bawah sana.Siapa lagi kalau bukan daddynya.

Ia menghentikan langkahnya di anak tangga ke empat dari atas dan mencondongkan tubuhnya melihat si pelaku.

Daddy “ Gumam yeoja itu pelan.Kemudian ia menegakkan kembali tubuhnya dan—-

“AAAAAAAA”

Kris yang mendengar jeritan seseorang yang tak lain adalah putrinya,buru-buru menanggalkan alat penghisap debunya dan berlari ke arah tangga.

Di atas sana ia melihat Yoona baik-baik saja dan memasang ekspresi wajah datar.Dalam hati ia bersyukur karena ternyata putrinya dalam keadaan baik,ia pikir terjadi sesuatu pada Yoona.Seperti terpeleset dari tangga atau semacamnya.

“Kenapa berteriak seperti tadi ? Daddy khawatir tahu !”

Yoona membuang muka pelan.”Aku pikir daddy sudah tidak peduli lagi padaku.” Kemudian ia kembali lagi ke kamarnya,padahal tadi ia merasa bosan karena itu ia keluar dari kamar.

Kris mengedikkan bahunya kemudian kembali lagi ke tempatnya tadi dan mengambil alat pembersih debu  untuk melanjutkan aktivitasnya yang tertunda.

Pria itu menengok jam dindingnya yang telah menunjukkan pukul enam lewat beberapa menit.Itu artinya ia harus segera menyiapkan makan malam untuk putrinya dan dirinya sendiri.

Kris mempercepat acara bersih-bersihnya kemudian beranjak ke dapur untuk menyiapkan bahan-bahan yang akan ia hidangkan malam nanti.

Yoona POV

Kenapa aku kembali lagi ke kamar ? Hufftt..baiklah.Berhubung aku ada PR untuk besok,kenapa tidak sekalian saja aku mengerjakannya sambil ehm sms-an dengan Sehun hihihi.

Ah tidaktidak.

Yang ada aku malah tidak fokus nanti.

Aku segera mengambil buku tugas dan beberapa buku pelajaran sebagai bahan untuk membantuku mengerjakan PR.

Dari sini aku bisa mendengar suara panci dan alat masak lainnya,pasti daddy sedang menyiapkan makan malam.

Uh…sejujurnya aku malas bertatap muka dengannya saat ini.Tapi perutku tidak bisa tidak terisi,nanti aku semakin kurus dan tubuhku tidak ideal lagi -_-

(beberapa saat kemudian…..)

“Babyyyyyy ayo makan,daddy sudah menyiapkan makanan kesukaanmu.”

Aku meletakkan alat tulis-menulisku dan beranjak dari kasur menuju ke bawah memenuhi tuntutan cacing-cacing di perutku.

Di meja makan daddy sudah duduk rapi seperti biasa,sambil mencoba beberapa masakannya.Ia tersenyum menyambutku,tapi aku langsung mengalihkan pandanganku ke arah piring(?)

“Makan yang banyak,baby

Aku tetap tak menanggapi daddy.Huh ! Siapa suruh dia berbuat seenaknya.

Yoona POV END

Suasana di ruang makan keluarga Wu terlihat sangat tenang,hanya suara sendok dan garpu yang terdengar.Sejujurnya Kris ataupun Yoona tidak suka bahkan tidak senang dengan suasana seperti ini.

Tapi mau bagaimana lagi ? Yoona yang sengaja mencueki daddynya dan Kris yang tak tahu harus berkata apa.

“Bagaimana masakan daddy ?” Karena tak tahan akhirnya Kris bertanya hanya untuk sekedar basa-basi.

“Hambar.Seperti wajah daddy.” Jawab Yoona tanpa mengalihkan pandangannya dari piring(?)

“Benarkah ? Sepertinya kemampuan memasak daddy sudah berkurang.” Kris menampakkan wajah cemberutnya saat mendengar putrinya mengatakan hal itu.

“Memang.Daddy sudah tua,karena itu jangan menambah dosa dengan menghancurkan kebahagiaan orang lain.Ah,tidak.Bukan orang lain tapi putrimu sendiri.”

“Tapi kan daddy masih tampan.” Ujar Kris tidak nyambung.

“Lihat wajah daddy,memangnya lipatan di sekitar mata daddy itu apa ?”

Sontak Kris meletakkan sendoknya dan meraba wajahnya cepat.”Maksudmu,daddy keriput ?” Yoona mengangguk mantap(?)

“Keriput is not my style.” Ujar Kris cuek.

Makanan di piring Yoona sudah habis,ia meneguk semua air di gelasnya kemudian bersandar di kursi yang ia duduki.

Gadis itu mendesah pelan.”Huffttt….andai saja mommy masih ada,pasti dia akan memukul bokong daddy.”

Daddy juga merindukan pukulan maut mommymu di bokong daddy.” Makanan di piring Kris juga sudah habis,dan pria itu melakukan hal yang sama dengan Yoona,bersandar di kursi.

“Kalau begitu aku saja yang memukul bokong daddy.”

Kris memicingkan matanya yang dibalas dengan tatapan yang sama oleh Yoona.”Lewati dulu kecantikan mommymu.”

“Aku kan lebih cantik dari mommy.” Ujar Yoona menyombongkan dirinya.

“Kata siapa ?”

“Sehun !” Jawab Yoona cepat.

Namja mesum itu ?”

“Dia tidak mesum,daddy.Dan lagi,dia kan sudah menyesali perbuatannya.” Akhirnya Yoona merengek juga pada daddynya.

“Duhh…anak ini.” Batin Kris.

Ia jadi ingat masa-masa pacarannya dengan mendiang istrinya,dimana Jessica akan merengek padanya jika permintaannya tak ia kabulkan.Kris jadi tersenyum sendiri mengingat kenangan itu.

Daddy sudah gila !” Ujar Yoona yang melihat daddynya senyum-senyum tidak jelas.

“Angkat piringmu dan bantu daddy cuci piring !” Kris menghentikan acara senyum-senyum tidak jelasnya dan menepuk meja makan pelan.

“Tidak mau !”

Baby Wuuuu ~”

Yoona mendesah pasrah.”Haahh..iya iya,aku akan membantu daddy

Seperti biasa di gerbang sekolah sepasang ayah dan anak akan menunjukan sisi ‘harmonis’ dari hubungan mereka.

Tapi tampaknya di hari senin pagi ini ayah dan anak tersebut kurang harmonis.Lihat saja sang anak yang cemberut ketika diceramahi oleh ayahnya,seperti biasa.

“Jangan buat susah gurumu.”

Dari tadi ucapan Kris hanya ditanggapi gumaman tak jelas dari Yoona,sesekali yeoja itu hanya menganggukkan kepalanya dan berdehem.

“Dan jang—–“

“Aku tahu,aku tahu.Hampir setiap hari daddy mengatakan hal yang sama.” Namja itu mengeluarkan cengirannya yang sungguh tak pantas untuk pria seusianya.

“Hehehe,kalau begitu daddy segera ke kantor,kau belajar yang baik.”

Chup ~

Seperti biasa,Kris akan mencium pipi Yoona layaknya balita berusia tiga tahun yang masih berada di playgroup.

Yoona semakin cemberut dibuatnya,tapi daddynya tetap tersenyum kemudian mengacak pelan rambut Yoona dan masuk ke mobilnya.

Be carefull,daddy.” Ujar Yoona tanpa semangat.

“Uhmm..”Kris menstarter mobilnya,tapi sebelum pergi ia melambaikan tangannya ke arah gadis-gadis di depan pintu masuk.

“See you,girls.”

DADDY !”

Semakin lama mobil Kris semakin tak terlihat,Yoona memutuskan untuk segera masuk ke kelas dan bertemu Sehun.

Ia tersenyum mengingat hal itu,tapi sedetik kemudian  kedua sudut bibirnya melengkung ke bawah dan wajah yang menunduk lesu.

HEY !”

“YAK ! KAU—kau mengangetkanku.”

Baru saja ia berbalik,Sehun tiba-tiba datang dan mengagetkannya,ia senang tapi tetap saja bibirnya mengerucut.

“Kenapa cemberut begitu,hmm ?” Sehun merangkul bahu Yoona dan mereka berdua masuk ke kelas bersama-sama.

“Bagaimana tidak cemberut kalau hubungan kita tidak jelas begini.”

Yoona melempar tasnya ke meja dan mendudukkan tubuhnya di kursi.Ia menghela nafas pelan dan meletakkan wajahnya di atas meja dengan pipi kanan yang menyentuh papan.Sementara Sehun menarik kursinya agar lebih dekat dengan yeoja itu.

“Untuk apa dipikirkan,toh kita bisa bertemu dengan bebas di sekolah tanpa harus takut pada daddymu.”

Sehun berusaha menghibur Yoona dengan kata-katanya,namun yeoja itu tetap cemberut sambil mendengar ocehan namja di depannya.

Karena gemas akhirnya Sehun mengecup bibir Yoona kilat membuat yeoja itu membulatkan matanya lucu dengan pipi yang mulai memerah.Sehun terkekeh melihat reaksi Yoona yang tak pernah berubah sejak pertama kali mereka pacaran.

Ciuman kilat itu menghasilkan tepukan ringan di lengan Sehun,tak sampai menimbulkan sakit tapi tetap saja namja itu mengaduh.

“Berhenti berlovey-dovey,Mrs.Yoo di depan tuh,”

Teguran dari Junhyung membuat Sehun menghentikan aksinya menggoda Yoona dan sedikit menaikkan(?) kepalanya melihat ke arah pintu.Ternyata benar,di sana terlihat Mrs.Yoo berbicara dengan Suho,ketua kelas mereka.

“Pindahkan kursimu.”

“Padahal aku masih mau berlovey-dovey denganmu ~ ” Ujar Sehun dengan nada manja.

“Berlovey-dovey saja sana dengan bukumu.”

“Aku mau kau ~ “

Karena kesal akhirnya Yoona mendorong kursi Sehun,tapi tentu saja ia tak bisa karena namja itu sendiri masih duduk di sana.

“Pergiii !”

“Tidak mau !”

“Aku bilang pergiii !” Yoona masih mendorong kursi Sehun agar menjauh dari bangkunya,beruntung Mrs.Yoo masih berbicara dengan Suho,entah apa yang mereka bicarakan.

Chup ~

“Baiklah,aku pergi.”

Terakhir Sehun mencium pipi Yoona lama dan memindahkan kursinya ke tempat semula.Tindakan Sehun barusan membuat Yoona ingin mengomel,tapi ia harus menundahnya karena Mrs.Yoo telah berada di mejanya.

“Awas kau,Oh !” Batin Yoona.

Di kantin lagi-lagi Sehun harus bersabar menghadapi yeoja yang sedang cemberut meratapi kertas ulangan dengan tinta merah di pojok bagian atas.Berulang kali namja itu berkata bahwa nilai bisa diperbaiki kapan-kapan,tapi tetap saja tak dapat mengubah mood Yoona yang terlanjur buruk.

Sehun menghela nafas berat.”Bagaimana kalau sepulang sekolah kita kencan ?”

Yoona menghadap Sehun dengan mata melotot.” Kau mau mati di tangan daddy,hmm ?” Namja itu menggaruk tengkuknya ditambah cengiran di wajah tampannya.

“Tentu saja aku tidak mau.Kalau aku mati,siapa yang akan menikahimu nanti ? ” Dengan santainya Sehun mengambil kentang goreng Yoona dan memakannya.

PUK

“Aw,Yak ! Kenapa malah memukulku ?”Sehun memegang kepalanya tempat garpu Yoona mendarat dengan indahnya.

“Aku bisa cari pria lain.” Jawab Yoona PD,setidaknya bercanda dengan Sehun membuatnya sedikit melupakan nilai ulangannya yang buruk tadi.

“Benarkah ?” Tanya Sehun dengan smirk yang membuatnya semakin tampan,tapi Yoona tak peduli dan kembali mengarahkan garpunya untuk menyabet(?) kentang goreng yang sempat ia telantarkan.

“Kau tahu ? Selama ini aku mengagumi kapten basket sekolah kita.”

“Kapten basket ? Maksudmu pria kulit hitam itu ?” Sehun tidak tahu kekasihnya itu bercanda atau tidak,tapi ia tak menyangka Yoona menaruh perhatian pada kapten basket yang ia sebut ‘pria kulit hitam’.

“Ralat.Dia itu pria dengan kulit tan yang sexy dan abs samar yang tampak ketika pakaiannya tersingkap saat akan memasukkan bola ke ring.O my gosh ! He’s so sexy.

Sungguh ! Ekspresi Yoona saat mendeskripsikan si kapten basket itu membuat Sehun cemburu dan kesal setengah mati.

“Jadi aku tidak sexy ?”

“Eumm…aku tidak tahu.Aku kan belum pernah melihat tubuh—– MWO ? “ Refleks Yoona membekap mulutnya sendiri dan menatap Sehun horror.

“Ow,jadi kau ingin melihat tubuhku,hmm ?” Goda Sehun dengan senyuman nakalnya sambil mencondongkan wajahnya ke wajah gadis itu.

Yoona memundurkan wajahnya dengan tangan yang masih membekap mulutnya.Dalam hati ia merutuki dirinya sendiri karena hampir saja keceplosan.Tapi otak pervert Sehun langsung bekerja dan menggoda kekasihnya yang sedang memerah.

“Eh ? Ti-tidak.Bu-bukan itu maksudku,aku—–“

“Hahaha…kapan-kapan aku akan menunjukkan tubuhku padamu.” Sehun menjauhkan wajahnya dan kembali mengambil satu kentang goreng lagi.Sebenarnya itu milik mereka berdua,tapi sengaja ditaruh dalam satu piring agar romantis,kata Sehun.

Tak lama kemudian terdengar bel tanda pelajaran akan segera dilanjutkan,Yoona dan Sehun pun meninggalkan kantin dan menuju ke kelas mereka.

@Wu’s house

OH MY GOD BABY WU-KU TERSAYANG ! KENAPA NILAI ULANGANMU BISA MERAH SEPERTI INI ?”

“Mungkin Mrs.Yoo salah mengambil pulpen dan malah mengambil lipsticknya saat memeriksa kertas ulanganku.”

Yoona meneguk minuman dari kaleng yang ia pegang kemudian menyandarkan tubuhnya si sofa.Sepertinya ia tak peduli dengan amukan daddynya melihat nilai ulangannya yang buruk.Bahkan pertanyaan sungguh-sungguh dari daddynya pun ditanggapi dengan santai dan sedikit lelucon.

“Secepatnya daddy akan mencarikanmu guru privat.”

“Tap—-“

Daddy tidak mau mendengar protes.Okay ?”

Setelah mengatakan itu Kris langsung mengeluarkan ponselnya dan menghubungi seseorang.Yoona hanya menatap malas pria yang menjabat sebagai daddynya karena terlalu berlebihan dalam menanggapi nilai buruknya.

“Halo,Minho-ssi tolong kau carikan guru privat untuk putriku.”

“…………..”

“Tentu saja yang berkualitas dan mahal.”

“……………”

Klik

Kris menutup teleponnya dan kembali duduk di sofa menatap putrinya yang asyik memainkan kaleng minumannya.

“Mulai besok,kau harus mengikuti pelajaran tambahan di rumah oleh guru privat yang telah daddy siapkan.”

Tak ingin mengecewakan Kris,akhirnya Yoona hanya mengangguk setuju.Meskipun ia kecewa karena waktunya dengan Sehun akan semakin berkurang.

Daddy,aku lapar.”

Kita lupakan sejenak masalah nilai ulangan buruk Yoona dan guru privat yang dipesan(?) Kris.

Daddy juga,kalau begitu ayo bantu daddy memasak.” Kris melepas jasnya karena ia baru saja pulang dari kantor dan melonggarkan dasinya.

“Tapi aku tidak pandai memasak,daddy ~ “

“Karena itu kau harus belajar,bagaimana nanti nasib suamimu kalau kau tidak pandai memasak ?”

Yoona mendesah nafas pelan,dalam pikirannya ia memikirkan jika suatu saat ia telah menikah dengan Sehun.Dan karena ke-tidakpandaian-nya dalam memasak,Sehun jadi kelaparan dan memilih untuk mencari pasangan baru.

Oh ! Itu sangat mengerikan.

“Baiklah,tapi aku ganti baju dulu.”

“Hmm..cepatlah,baby.Daddy menunggumu di dapur.”

Tampaknya hubungan antara ayah dan anak itu mulai membaik,terlihat dari sikap Yoona yang tidak mencueki daddynya lagi,Tapi tetap saja Kris akan berubah horror ketika putrinya mulai mengungkit masalah Sehun.

Sehun is not my style—Kris.

Seperti biasa Kris akan mengantar putrinya ke sekolah dan menjemputnya saat pulang sekolah.Berhubung hari ini pekerjaan Kris menumpuk,akhirnya ia kembali ke kantor setelah mengantar Yoona pulang.

Ia juga berpesan padanya agar tak keluar rumah karena hari ini guru privatnya akan datang sekitar jam empat.Karena ternyata guru privat itu adalah seorang dosen di salah satu fakultas terkenal di Seoul.

“Kau tidak apa-apa kan daddy tinggal sebentar ?”

“Iya,aku kan sudah besar.”

Kris tersenyum lembut kemudian mengacak rambut putrinya pelan,setelah itu masuk kembali ke mobil dan meninggalkan pekarangan rumahnya menuju ke kantor.

Tes

Tes

Yoona mengadahkan telapak tangannya merasakan air hujan yang semakin deras,buru-buru ia masuk ke rumah sebelum basah kuyup.

Ia melirik jam dinding yang menunjukkan pukul 14 : 07.”Ada baiknya jika aku menyiapkan hidangan untuk guru privatku nanti.” Yoona melangkah ke dapur untuk menyiapkan makanan ringan yang ia dapat di lemari pendingin.

Tak butuh waktu lama untuk menyiapkan itu semua.”Selesai !” Ujarnya senang.Setelah itu ia kembali ke ruang tengah berniat untuk menonton TV,tiba-tiba bel rumahnya berbunyi.

“Siapa yang datang hujan-hujan begini ? Apa mungkin daddy ?” Yoona meninggalkan sofa dan menuju ke arah pintu.

CEKLEK

Omo ! Sehun-ah,kenapa basah kuyup seperti ini ?’’Dalam keadaan basah Sehun langsung menyeruduk(?) masuk diikuti Yoona yang bergegas mengambil handuk.

Sehun terlambat pulang dan terkena hujan,ia pun memutuskan untuk berteduh di rumah Yoona yang kebetulan ia lewati.

“Pakaianmu basah semua.”

Yoona menyodorkan handuk kecil untuk mengeringkan kepala Sehun dan menaikkan suhu ruangan agar lebih hangat.

“Terima kasih.” Ujar Sehun.

“Lebih baik kau ke kamar mandi dan melepas pakaianmu.”

Mwo ?”

“Cepaat ! Kau bisa sakit.”

Tanpa persetujuan dari namja itu,Yoona langsung mendorong Sehun ke kamar mandi terdekat(?) kemudian kembali ke dapur untuk menyiapkan minuman hangat.Beberapa saat kemudian ia kembali ke ruang tengah dengan segelas teh hangat di tangannya.

” Sehun,ini minuman untuk—–“ Yoona tak melanjutkan perkataannya dan menatap shock Sehun yang baru saja keluar dari kamar mandi tanpa memakai atasan.

Sontak Yoona berbalik arah untuk menetralkan detak jatungnya yang tiba-tiba berdebar melihat tubuh bagian atas Sehun.Untung saja namja itu tak melepas celana seragamnya,jika iya maka Yoona bisa pingsan di tempat.  -__-

Sehun yang melihat Yoona berdiri membelakanginya perlahan mendekat ke arah gadis itu sambil terus mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil pemberian Yoona tadi.

“Hey,kenapa kau—–“

“INIMINUMANUNTUKMU !”

“Hah ?”

“CEPATSERAHKANPAKAIANMUPADAKU !”

Sehun menatap heran Yoona yang tiba-tiba berbalik dan menyerahkan segelas teh hangat padanya dengan wajah yang ditundukkan sedalam(?) mungkin.Sehun menghentikan aktivitasnya mengeringkan rambut dan menerima gelas tersebut kemudian menyerahkan seragam basahnya pada Yoona.

Merasa gelasnya telah berpindah tangan,Yoona langsung membalikkan tubuhnya kembali membelakangi Sehun kemudian berlari ke lantai atas.

“Kyaaaaaaaa “

Sehun sedikit tersentak mendengar pekikan Yoona yang tiba-tiba meninggalkannya di ruangan ini.Kemudiann namja itu memutuskan untuk mengikuti Yoona ke atas,daripada sendirian di sini.

“Yoong ?”

Sehun membuka pintu kamar Yoona namun tak menemukan keberadaan gadis itu di dalam.Ia melangkahkan kakinya mendekat ke arah balkon karena melihat pintunya terbuka.

“Yoong ? Hey—“

Yoona yang baru saja selesai menjemur(?) seragam Sehun langsung berbalik membelakangi namja itu.Sehun yang tidak mengerti dengan sikap Yoona akhirnya mendekat dan menyentuh bahu yeoja itu.

“Kau kenapa,hmm ?”

“…………………….” Tak ada sahutan dari Yoona.

Karena gemas akhirnya Sehun memutar tubuh gadis itu sehingga menghadap ke arahnya.”Kau kenapa ?” Tanya Sehun penasaran.

“Ti-tidak apa-apa.” Yoona menggeleng pelan dan lebih memilih menatap lantai daripada menatap wajah tampan kekasihnya.

“Sebenarnya ada ap—-“

Melihat tingkah Yoona yang semakin aneh,seketika namja itu tersenyum bahkan tertawa membuat Yoona semakin menunduk.

“Bukankah kau ingin melihat tubuhku,hmm ?”

Yoona ingin berbalik tapi bahunya di tahan oleh Sehun,yeoja itu tak menyerah dan terus berusaha membelakangi Sehun bagaimanapun caranya.

Sehun yang tidak tahan akhirnya mengurung yeoja itu dalam pelukannya dengan meletakkan kedua tangannya di pinggang Yoona.

“Jadi,lebih sexy tubuhku atau si kapten basket itu ?” Tanya Sehun,namun gadis di depannya masih diam dan tak berani mendongakkan kepalanya.

“Tatap aku,baby Wu ~ “

Dengan takut-takut Yoona menatap wajah Sehun yang disambut senyuman nakal oleh namja itu.Sontak Yoona memalingkan wajahnya ke arah lain.”Lebih sexy tubuhmu,jadi lepaskan aku sekarang.”

Sungguh Yoona ingin menenggelamkan dirinya disegitiga bermuda saja kalau begini.Ugh..lihatlah senyum kememangan yang terpampang di wajah Sehun karena berhasil membuat gadisnya merona sempurna.

“Lihat aku !”

“Ada apa lag—“

Dan hal selanjutnya yang terjadi adalah bibir Sehun yang mendarat di bibir pink Yoona dengan lembut.Namun lama-kelamaan Sehun semakin menekan punggung yeoja itu dan membuatnya lebih dekat.

Sehun memberikan lumatan-lumatan kecil yang membuat Yoona mengalungkan tangannya di leher namja itu.Merasa pasokan udara di paru-parunya berkurang,Yoona berinisiatif untuk mengakhiri tautan mereka.Tapi Sehun melah menahan tengkuknya dan memperdalam ciumannya.

Taraa ! French Kiss pertama mereka.

Entah bisa disebut french kiss atau tidak,karena selama ini mereka hanya melakukan ciuman-ciuman ringan dan lucu(?) tapi tetap manis.

Dan tak lama kemudian—-

“Ce-cepat pulaaang ! Sebentar lagi guru privatku datang.”

Yoona mendorong tubuh Sehun agar segera keluar dari rumahnya.Entah efek malu karena french kiss tadi atau takut ketahuan daddynya sehingga ia terus mendesak Sehun agar segera pulang.

“Tapi aku masih mau di sini.”

“I-itu sama saja kau cari matii !”

Ini terlihat seperti adegan di sekolah tadi,dimana Sehun tak mau menjauh dari meja Yoona walaupun pada akhirnya ia memang harus menjauh daripada terkena omelan Mrs.Yoo.

“Cepat pulaang !”

Bahkan seragam Sehun yang sudah kering belum sepenuhnya terpasang di tubuhnya.Dengan berat hati akhirnya Sehun pergi juga #plakk

Yoona menutup pintu dengan cepat saat Sehun telah berada di luar.Hujan telah reda sehingga ia tak perlu khawatir untuk membiarkan namja itu pulang.

Ia menyandarkan punggungnya di pintu dan mengingat kembali kejadian beberapa menit yang lalu.pipinya merona dan menggelengkan kepalanya pelan berusaha melupakan kejadian manis itu.

“Ya Tuhan,aku sudah gila !”

Ting ~

Baru saja ia hendak kembali ke ruang tengah tapi lagi-lagi ada seseorang yang menekan bel rumahnya.

Yoona melirik jam di dinding.”Sepertinya guru privatku sudah datang.” Yeoja itu berbalik arah kemudian membukakan pintu.Tapi sebelumnya ia membenahi sedikit penampilannya agar tak terkesan berantakan.

CEKLEK

“Selamat dat—-“

TBC

Maaf ya,sequelnya jadi twoshoot soalnya kepanjangan kalau cuma 1 part^^

Hope you like it ^^

Ada masukan/kritik/saran/protes(?) silahkan dikomen,Kalau nggak komen berarti semuanya oke-oke(?) aja -__-

Makasih udah mampir^^

 

Advertisements

13 thoughts on “[Sequel] DAD,ME AND MY BOYFRIEND Part 1

  1. FFnya kereeeeeeeennnn…
    Suka, pas bagian YoonKris..
    Eh YoonHun juga sih.. Apalgi yg adegan kisseu.. /plaaaakk.
    Kris protektif bgt sama YoonA, tpi tingkahnya itu yg bikin ketawa…
    Nice fanfic chingu.. Ditunggu part 2nya..
    Fighting!

  2. Aku suka karkater main cast nya disini…huhu…

    Moment YoonHun bikin meletup-meletup…

    Oh yah jangan bilang guru privat nya itu kai…hoho
    next

  3. huwaaaa>__<
    sabar ya baby oh dan baby wu, tetep semangat menjalin hubungan /plak/apaini(?)/abaikan-_-
    ditunggu thor part selanjutnya^^

  4. aigoo kira2 sypa ya..??
    huwaaa, next ditungu beb.
    crtanya lucu,, daddy wu trimLah sehun kmbali,, yoonhun itu ccok bgt daddy wuu

  5. Kyaaaa yoona ama kris tuh udah jadi the cutest daughter-father ever >< trus kalo yoonhun is the best couple ever.. Lanjut ya, ini keren banget.. Fighting….. Penasaran sebenernya siapa ya guru privatnya yoona.. Hehe

  6. Yehet..ada juga sequelnya, suka sama moment yoonhun, itu jangan-jangan guru privat nya yoona kai, huwa..penasaran sama kelanjutannya, Keep writing, ditunggu kelanjutannya jangan lama-lama ya 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s