[Sequel] DAD,ME AND MY BOYFRIEND Part II END

[Sequel] DAD,ME AND MY BOYFRIEND Part II

Cast   :  Yoona – Kris – Sehun

Genre  :  Family – Romance

Diclaimer  :  Cast bukan punya saya.

—            

“Selamat dat—-“

Nafas Yoona tercekat melihat sosok yang berdiri di depannya,kristal bening tiba-tiba meluncur dari mata indahnya saat melihat sosok itu membungkuk kemudian tersenyum anggun.

“Mo-mommy.”

Mommy ?” Sosok anggun itu mengernyitkan alisnya melihat gadis di depannya tiba-tiba menangis dan memanggilnya ‘mommy’

“Eh,maaf  aku adalah guru privatmu.Jung Sooyeon imnida.” Ujar wanita itu kemudian mengulurkan tangannya kepada Yoona.

GREBB

Mommy,hiks aku merindukan mommy.

Wanita itu—Sooyeon—kaget tika Yoona tiba-tiba memeluknya erat dan tangisannya yang semakin kencang sambil menggumamkan kata ‘mommy’.Ia tak tahu harus berbuat apa,jadi ia hanya membiarkan gadis itu memeluknya.

“Jadi siapa namamu ?” Tanya wanita itu.

Yoona tak menjawab malah menatap wanita itu intens dengan mata yang masih berkaca-kaca.Kini mereka berdua duduk di sofa,Sooyeon menyarankan agar mereka masuk daripada berlama-lama di depan pintu.

“Ehm…siapa namamu ?” Sooyeon mengulangi pertanyaannya.

Mommy ~ “

“Maaf,kau memanggilku mommy ?”

“Kau mirip dengan mommyku—”Yoona menunduk kemudian menghela nafas pelan.”—yang telah meninggal.” Lirih yeoja itu di akhir kalimatnya.

Sooyeon tertegun dan mulai mengerti kenapa yeoja manis di depannya terus memanggilnya mommy.Kemudian wanita anggun itu tersenyum lalu mendekati Yoona dan merangkul bahunya.

“Aku mengerti.” Ujar Sooyeon sambil mengusap rambut Yoona pelan.”Tapi bagaimana pun aku bukan mommymu.” Perkataan Sooyeon membuat pelukan Yoona semakin erat dan samar-samar terdengar isakan tertahan keluar dari mulut yeoja itu.

Beberapa saat kemudian,Yoona mulai tenang dan berani berbicara lebih kepada wanita anggun itu.Sooyeon meletakkan buku-buku yang ia bawa dan mulai mengajar Yoona di tempat yang ditunjukkan Yoona sebelumnya.

Selama proses belajar-mengajar berlangsung Yoona tak menangkap apapun yang dijelaskan Mrs.Jung,ia hanya sibuk memperhatikan wajah wanita yang terlihat mirip dengan mendiang ibunya.

“Ada pertanyaan ?”

Yoona tertegun seolah baru sadar bahwa ia sedang belajar selama hampir 30 menit.Yeoja itu meletakkan pulpen di tangannya kemudian menutup buku pelajarannya.

“Aku lelah,bisa kita istirahat sebentar ?”

Sooyeon menatap jam tangannya.”Baiklah,kita istirahat 15 menit.”

“Tambah 10 menit lagi,please “ Rengek Yoona.

As you wish,nona Wu “ Sooyeon kemudian melepas kacamatanya dan beranjak  dari tempatnya untuk mencari udara segar.

Mrs.Jung,aku mau mandi sebentar,kalau haus kau boleh mencari minuman di kulkas.”

Setelah mengatakan itu Yoona beranjak ke kamarnya sedangkan Sooyeon memilih untuk melihat-lihat rumah besar itu.

Drrttt Drrrttt

“Ada apa sayang ?”

“Eomma di mana ? kenapa belum pulang ?”

Eomma menerima tawaran untuk jadi guru privat,jadi eomma pulang terlambat.”

“Astaga,apa perusahaan sedang kacau sampai eomma mencari pekerjaan lain  ?”

“Bukan begitu sayang,tapi eomma mencintai pekerjaan seperti ini.”

“Terserah saja.”

“Ya sudah,eomma tutup dulu ne ?”

Klik

Sooyeon memasukkan kembali ponselnya ke saku bajunya dan berjalan menuju ke dapur,ia merasa tenggorokannya sangat kering.

Wanita itu membuka lemari es dan mengambil sebotol jus kemudian menuangkannya ke gelas.

Ting ~

PRANG

Omo !”

Sooyeon terkejut dengan suara bel dan tak sengaja menjatuhkan gelas di tangannya.Buru-buru ia mengambil sapu untuk membersihkan pecahan gelas tersebut dan membuangnya di tempat sampah.

“Kau siap—Aw,yak ! H-Hey,hentikan.”

PUK

PUK

“Dasar pencuri,beraninya kau masuk ke rumah ini.”

PUK

“Aw ! Hentikan,hentikan itu !”

Sooyeon terus memukul pria yang baru saja masuk menggunakan sapu di tangannya,sementara pria yang dipukul terus melindungi bokongnya menggunakan tas kerjanya.

Merasa ada yang aneh,Sooyeon pun berhenti memukul pria itu kemudian menatapnya dari atas sampai bawah.

“Kau—-“

“Apa ? Aku pemilik rumah in—–Jessica ?”

Pria itu—Kris—membulatkan matanya tak percaya melihat sosok wanita yang baru saja memukul bokongnya dengan sapu.

“Jessica ?” Ulang Sooyeon.

Saat pertama masuk ke rumah ini seorang gadis memanggilnya ‘mommy’ dan sekarang seorang pria menyebutnya Jessica.

“Ma-maaf,aku kira kau pencuri karena setahuku Yoona mengunci pintunya.” Ujar Sooyeon takut-takut.

“Jessica ?” Gumam namja itu pelan.

“Jung Sooyeon imnida,aku guru privatnya Yoona.” Akhirnya Sooyeon membungkukkan badannya dan menyadari bahwa pria itu—mungkin—adalah  ayahnya Yoona.

“Soo-Sooyeon ?”

Nde,m-maaf apa kau ayahnya Yoona ?”

Kris mengangguk pelan dan masih menatap wanita anggun di depannya seolah bertemu kembali dengan mendiang istrinya.

Setelah kesalahpahaman kecil itu,mereka bertiga duduk di sofa dengan Sooyeon yang merasa tidak enak ditatap intens oleh dua orang di depannya.

“Sekali lagi maaf telah memukulmu tadi.” Ujar Sooyeon sopan.

“Tidak apa-apa,lagipula mana ada pencuri setampan diriku.”

Sontak Yoona mencubit lengan daddynya keras menimbulkan ringisan tertahan dari Kris.Sooyeon hanya tersenyum kecil melihat tingkah ayah dan anak itu.

“Sepertinya aku harus segera pulang,ini sudah hampir malam.” Sooyeon meraih tas dan buku-bukunya kemudian beranjak dari tempatnya.

Kris menawarkan untuk mengantar wanita itu pulang,tapi Sooyeon menolaknya dengan alasan ia membawa mobil sendiri.

Sepeninggal wanita yang mirip dengan mendiang istrinya,Kris terus bertanya-tanya pada Yoona mengenai wanita itu selama mengajarnya.Tentu saja Yoona menjawab seadanya karena ia juga baru pertama kali bertemu wanita itu.

Kemudian ia tersenyum mengingat kejadian yang mengingatkannya akan tingkah istrinya yang sering memukulnya dengan sapu sebagai bentuk kasih sayangnya(?)

“Benarkah ?” Tanya Yoona tak percaya ketika Kris menceritakan kejadian tadi sore.

“Um.Bukankah mereka sangat mirip ?” Yoona mengangguk setuju dengan pernyataan daddynya.

Baby Wu ? “

“Hmm ?” Yoona mendongak menatap daddynya yang tengah mengelus-elus rambut panjangnya.

Mereka berdua duduk di sofa dengan Yoona yang tertidur di paha daddynya sambil memikirkan guru privatnya.Tak hanya Yoona,Kris pun memikirkan hal yang sama.

“Tak keberatan jika daddy menikah lagi ?”

Yoona berjalan menuju kelasnya sambil melamun,masih memikirkan hal yang sama sejak kemarin.Ia tidak habis pikir bagaimana bisa ada seseorang yang mirip dengan mommynya.

“Jung Sooyeon.” Gumam Yoona pelan,kemudian ia berbelok di koridor.Ia hendak menuju lokernya untuk mengambil seragam olahraganya berhubung hari ini ia ada pelajaran basket.

Setelah mengganti pakaiannya,Yoona merogoh sakunya dan mengambil ponselnya.Ia mencari nomor kontak seseorang untuk dihubungi.

Yoboseyo..Oh,kau dimana ?”

“Kau duluan saja bersama yang lain,aku ada sedikit urusan dengan Park sonsaengnim.” Ujar pria yang dipanggil ‘Oh’ oleh Yoona.

“Cepat menyusul,ne ?”

“Okay,sayang.”

Klik

Yoona menyimpan seragamnya di loker dan segera menuju ke lapangan basket.Sebelum pemanasan,ia mengikat rambutnya yang tergerai agar tak membuatnya repot saat latihan nanti.

Setelah pemanasan , Lee saem tiba-tiba membunyikan peluitnya dan menyuruh mereka berkumpul.Yoona menatap ke sekelilingnya berharap menemukan sosok Sehun,tapi nihil.Namja itu belum menunjukkan batang hidungnya sama sekali.

“Seharusnya hari ini saya yang melatih kalian main basket,tapi kepala sekolah baru saja memberi saya tugas lain.” Jelas Lee saem.

“Jadi,siapa yang akan melatih kami ?” Tanya salah satu murid.

“Karena waktu olahraga kalian bertepatan dengan kelas 12-1,jadi saya telah memberi instruksi kepada murid kelas 12-1 agar menggantikan saya melatih.”

Terdengar pekikan senang dari yeoja-yeoja mendengar mereka akan dilatih oleh murid dari kelas 12-1.Tentu saja,siapa yang tidak senang dilatih oleh tim basket yang hampir seluruhnya berada di kelas itu.

“Ya Tuhan ! Aku sudah tidak sabar untuk bertemu dengan Kai sunbae.”Pekik seorang siswi perempuan kepada temannya.

Siapa yang tak kenal Kim Jongin a.k.a Kai , murid yang menjabat sebagai kapten basket sekolah mereka saat ini.

“Jadi saya harap kalian bisa bekerja sama.”

Semua murid membungkuk kepada Lee saem sebelum guru olahraga itu meninggalkan mereka di lapangan.Tak lama kemudian,rombongan dari kelas 12-1 memasuki arena disertai pekikan dari siswi perempuan.

Yoona tersenyum kecil melihat kapten basket yang ia kagumi memasuki lapangan dengan bola basket di tangannya.Tapi tetap saja ia tak semangat jika tak ada Sehun di sampingnya.

“Oh ~ Kau dimana ?” Batin Yoona mengharapkan kedatangan kekasihnya segera.

“Aku rasa kalian telah diberitahu oleh Lee saem tentang—-“

“Ya,kami sudah tahu jadi kita mulai saja latihannya.” Ujar seorang siswi perempuan yang tampak sangat bersemangat sekali sampai-sampai memotong perkataan Kim Jongin.

Dua kelas yang berbeda itupun mulai membagi diri dan memulai latihan gabungan(?) /Lu kira militer -_-/

Yoona yang masih melamun di pinggir lapangan terkejut ketika sebuah bola tiba-tiba mengarah padanya.Beruntung refleksnya cukup bagus sehingga ia menangkap bola itu tanpa harus mengenai dirinya.

Su-sunbae.” Yoona menundukkan wajahnya melihat tatapan dingin dari sang kapten basket—Kai.

“Istirahat saja kalau sakit.” Ujar Kai dengan poker facenya.Huh ! pria itu memang terkenal dingin dan sangat cuek.

“Ti-tidak perlu,sunbae.Aku hanya—-“

“Menunggu pacarmu yang belum datang ?”

“Heehh ?” Yoona mendongakkan kepalanya dan menatap kaget Kai,yang entah secara kebetulan atau tidak dapat menebak isi kepalanya.

Akhirnya Yoona mengeluarkan cengirannya sambil memeluk bola itu erat.Sungguh ia sangat malu sekarang.

“Jangan dipeluk terlalu erat,nanti dadamu makin rata.”

Mendengar pernyataan Kai yang begitu menohok harga dirinya,Yoona langsung menjatuhkan bola basket yang ia peluk tadi kemudian menututup dadanya membentuk tanda silang dengan kedua tangannya.

“Kau memperhatikannya ?” Tanya Yoona sambil memicingkan matanya.

Merasa tak melakukan apapun,Kai berbalik meninggalkan yeoja itu dan mengajari siswi lain yang sudah menunggunya.

“Huh ! Luntur sudah kekagumanku padamu Kim Jongin.” Umpat Yoona dalam hati.

Berusaha melupakan kejadin memalukan antara dirinya dengan si kapten basket,Yoona mengambil ponselnya dan mencari nomor kontak Sehun.

“Yak ! Kenapa lama sekali ?” Tanya Yoona tak sabar.

“Maaf,sebentar lagi aku menyusul.”

“Aku tidak mau tahu dalam waktu lima menit—–“

SRAK

“—Kau harus memasukkan bola ini ke ring sebanyak 50 kali berturut-turut.”

Yoona berbalik melihat siapa yang telah merebut ponselnya secara tidak sopan,tapi ia langsung bungkam karena pelakunya adalah Kim Jongin.Namja itu sudah tidak tahan melihat Yoona masih berada di pinggir lapangan dan tak bergabung dengan yang lainnya.

“A-apa ?” Tanya gadis itu terkejut.

“Masukkan bola ini ke ring sebanyak 50 kali dalam waktu 5 menit.”

“Ta—-“

“Tanpa protes.”

Yoona menghembuskan nafasnya kasar kemudian merebut bola di tangan Kai dengan sengit dan menuju ke tengah lapangan.

“Waktunya sudah lewat satu menit,nona.”

Mendengar teguran Kai,Yoona langsung memasukkan bolanya ke ring dan—

“Yeiyyy,bolanya masuk.” Ujar Yoona bangga.

“Waktu terus berjalan,nona.”

Yeoja itu berlari menjemput bola yang menggelinding dan kembali memasukkannya ke ring.Namun tak seberuntung tadi,tak satupun bola masuk sampai kapten basket itu mengangkat stopwatchnya tanda waktu habis.

“Hahh haahh…aku lelah.” Yoona terduduk di lantai sambil berusaha menormalkan kembali pernapasannya.

“Dasar payah.” Kai berjalan memungut bola kemudian berdiri di hadapan Yoona,masih dengan ekspresi datarnya.

“Kau bilang apa ?”

“Payah ! Kau gadis berdada rata yang payah.”

Yoona menatap Kai sengit.”Kenapa juga harus membawa-bawa ‘dada rata’ sih.” Batin Yoona kesal.

“Kau menyebalkan.” Ujar gadis itu.

Kemudian Kai menarik pergelangan tangan Yoona membuat gadis itu berdiri.Yoona berusaha menepis tangan Kai,tapi namja itu terlalu kuat untuknya.

“Jangan cemberut ! Aku akan mengajarimu.” Gadis itu menatap Kai tajam kemudian mengalihkan padangannya ke arah lain.

Kim Jongin mulai mengajari Yoona bagaimana cara memegang bola yang baik dan juga teknik-teknik lainnya.

“Bisa kau praktekkan sekarang ?” Tanya Kai.

Yoona pun mengambil posisi di depan ring dan memasukkan bolanya,namun lagi-lagi ia gagal.

“Kau benar-benar payah.”

Kai mengambil posisi di belakang Yoona dan menuntun yeoja itu bagaimana cara melakukan shooting dengan benar.Tak sedikit yeoja-yeoja—yang menamakan dirinya Kaiotic—merasa cemburu melihat Yoona sedekat itu dengan kapten basket kesayangan mereka.

Shoot !

“Berhasil !” Yoona bertepuk tangan heboh melihat lemparannya berhasil,sedangkan Kai tertawa kecil melihat yeoja di depannya.

“Sehun ?”

Kai mengikuti pandangan Yoona dan melihat seorang namja putih menatapnya tajam,namun namja itu segera berbalik hendak meninggalkan lapangan.

“SEHUN ! TUNGGU !”

Yoona langsung berlari mengejar Sehun yang berusaha menghindarinya,Kai tertawa melihat kelakuan adik kelasnya yang menurutnya lucu.

.

.

Sehun merasa Yoona terus memanggil namanya pun memutuskan untuk berhenti dan menatap yeoja itu tajam dengan poker facenya.

“Kenapa kau pergi ?”

“Menurutmu kenapa aku pergi ?”

“Karena—“

“Kau bermesraan dengan kapten basket hitam itu di belakangku.” Potong Sehun.

“Aku tidak bermesraan dengannya,dan lagi aku baru tahu ternyata dia menyebalkan.” Sangkal yeoja itu.”Dia hanya mengajariku main basket.” Sambungnya.

“Benarkah ?” Tanya Sehun curiga.

“Untuk apa aku berbohong padamu.”

“Kalau begitu cium aku !”

“Heeh..mulai lagi.” Pikir Yoona.

Demi kekasihnya yang dilanda api cemburu(?),Yoona memberanikan diri untuk mencium Sehun.Ia menjinjitkan kedua kakinya agar mencapai bibir namja tinggi itu.

Chup ~

Sehun tersenyum nakal.”Huufftt…sebentar sekali.” Dan perkataan itu disusul oleh tepukan ringan di lengannya.

“Kenapa kau jadi pervert begini ?”

“Aku kan pria dewasa yang normal.”

“Lebih tepatnya kau pria sok dewasa yang pervert !” Tegas Yoona.

Setelah pertemuan Kris dengan guru privat putrinya—Sooyeon—ia mulai mencari tahu tentang kehidupan wanita itu.Katakan saja ia tertarik dengan Jung Sooyeon,dan beberapa hari ini ia bahkan terus memikirkannya.

Wajahnya memang mirip dengan mendiang istrinya,tapi sifat mereka jauh berbeda.Dan itu membuatnya jatuh cinta padanya sebagai Sooyeon,bukan sebagai Jessica Wu.

Apalagi ia telah mendapatkan restu dari putrinya bahkan sejak pertama ia menanyakan tentang keinginannya untuk mendekati guru privat itu.

Awalnya ia sempat tidak yakin karena bisa saja wanita itu telah bersuami,tapi ia patut bersyukur karena ternyata Sooyeon bernasib sama dengan dirinya,yang ditinggal oleh pasangan mereka masing-masing.

“Kau maukan membantu daddy agar lebih dekat dengan Sooyeon,bukan ?”

“Tidak.Sebelum daddy menyetujui hubunganku dengan Sehun.”

“Jadi selama ini kalian berhubungan tanpa sepengetahuan daddy?” Yoona mengangguk.”Ayolah daddy,aku sangat mencintai Sehun.”

“Ckckck..kalian masih kecil.”

“Aku sudah dewasa,daddy.”

“Tapi—-“

“Kalau daddy tidak mau ya sudah.Aku juga tidak mau membantu daddy !” Ancam Yoona.

Kris menyerah.”Baiklah,da-daddy akan menyetujui hub—-“

THANK YOU DADDY ~ I LOVE YOU !”

Bahkan Sebelum Kris menyelesaikan kalimatnya,yeoja itu melompat kegirangan dan langsung memeluk daddynya senang.

Love you,too.”

Setelah itu Kris menyuruh Yoona untuk tidur karena sudah larut dan besok ia harus ke sekolah lagi seperti biasa.

Sampai di kamar,Yoona meraih ponselnya dan segera menghubungi Sehun.Bukannya tidur,ia malah teleponan dengan namja itu,dan tentu saja Sehun senang mendengar calon ayah mertuanya di masa depan—kata Sehun—kembali menyetujui hubungannya dengan Yoona.

“Baiklah,sampai ketemu besok.”

“Sweet dream,baby Wu ~”

Sweet dream,baby Oh ~ “

Klik

Yoona terkikik geli kemudian menelentangkan dirinya dikasur bermotif Rillakuma.Ia menarik gulingnya dan tak lama kemudian ia telah berada di alam mimpi.Eh,ada Sehun juga di sana ^^

Setelah hubungan keduanya disetujui oleh Kris,Yoona dan Sehun berkencan seperti pasangan kekasih pada umumnya.Mereka menganggap kejadian kemarin adalah cobaan(?) untuk mereka dan berhasil mereka lewati.

Karena pada dasarnya Kris memang bukan tipe orang yang pemarah,jadi ia juga sudah melupakan masalah itu dan lebih fokus untuk menjalin hubungan dengan guru privat anaknya,Jung Sooyeon.

Seperti anak muda yang jatuh cinta,terkadang Yoona mendapati daddynya sedang tersenyum sendiri entah di mobil atau saat mereka sedang makan.

Baby,bagaimana penampilan daddy ? Apa model rambut ini cocok untuk daddy ?” Yoona menatap daddynya dari ujung kaki sampai ujung kepala.Perfect.Daddynya memang sangat perfect,tak heran banyak yang mengaguminya.

“Aku rasa dasi itu kurang pas untuk daddy.” Yoona menatap tempat tidur daddynya yang penuh dengan beberapa dasi,kemeja,dan jas sebagai persiapan untuk pertemuan makan malam sekaligus acara lamaran Kris untuk Sooyeon.

“Nah,aku rasa daddy akan semakin tampan jika memakai yang ini.”

Yoona memilih sebuah dasi berwarna hijau kehitaman dan memasangnya di kerah kemeja daddynya setelah melepas dasi yang pertama.

“Aku yakin Sooyeon mommy akan tergila-gila pada daddy.” Goda Yoona.

“Benarkah ~ ?” Tanya Kris sambil mencubit hidung putrinya gemas.

“Kau juga cantik sekali malam ini dengan gaun itu.” Puji Kris.

Yoona memakai gaun berwarna putih selutut tanpa lengan,dan rambut panjangnya yang ia gulung ke atas ditambah bandana pink kecil di kepalanya.

“Kita berangkat.”

Gadis itu merangkul lengan daddynya dan berjalan menuju ke mobil.Sebenarnya mereka sudah terlambat beberapa menit dari waktu yang ditentukan,karena itu Kris menambah kecepatan mobilnya agar cepat sampai.

Beberapa menit kemudian mobil mewah itu berhenti di sebuah restaurant bintang lima yang telah mereka pesan sebelumnya.

Dengan terburu-buru Yoona dan Kris berjalan menuju ruangan tempat pertemuan.Tak bisa dipungkiri bahwa Kris merasa dag dig dug(?) akan bertemu dengan calon istrinya nanti.

Bahkan beberapa kali ia menanyakan penampilannya kepada Yoona sebelum mereka sampai.

CEKLEK

“Maaf,kami terlambat.”

Sooyeon langsung berdiri menyambut kedatangan Kris dan puterinya,wanita itu tampak sangat anggun malam ini.

Ternyata Sooyeon juga membawa putra satu-satunya,ia juga ikut berdiri menyambut calon suami ibunya dan calon saudara tirinya.

Anyeong hasey—-Sunbae ?” Pekik Yoona tertahan saat melihat namja itu.

Anyeong,nona payah.” Yeoja itu langsung mempoutkan bibirnya dipanggil seperti itu oleh anak dari calon istri daddynya.

Sooyeon langsung menyikut perut putranya kemudian mempersilahkan Yoona dan ayahnya duduk.

“Maaf,membuat kalian menunggu lama.” Ujar Kris

“Kami juga baru saja sampai.” Sooyeon tersenyum ramah membuat jantung Kris semakin berdebar tak karuan -___-

Sementara Yoona masih menatap namja di depannya tak percaya,dan namja itu hanya tersenyum melihat raut terkejut yeoja yang sebentar lagi akan jadi adik tirinya.

“Jadi,kau yang bernama Yoona—atau  baby Wu ?” Lagi-lagi Yoona mempoutkan bibirnya karena namja itu menyebut panggilan sayang daddynya.

“Berhenti menggoda adikmu,Jongin.” Tegur Sooyeon.

“Aku dan calon adikku yang manis ini akan mencari udara di luar.Eomma dan appa silahkan rencanakan semuanya dan kami akan menyetujuinya.”

Kai berdiri dari kursinya kemudian meraih pergelangan tangan calon adik tirinya dan membungkuk sopan sebelum meninggalkan eomma dan calon appanya.

Dan di taman inilah calon saudara itu berakhir,dari tadi Yoona tak membuka mulutnya dan tak berani menatap namja itu.

“Jangan seperti itu,sebentar lagi kita akan jadi keluarga.Bersahabatlah sedikit,adik kecil.”

Kai menyandarkan tubuhnya pada kursi taman sembari menikmati angin malam yang mempermainkan surai hitamnya.

“Ba-bagimana bisa,sunbae menjadi anak dari Sooyeon mommy ?” Tanya Yoona namun pandangannya tetap tak mengarah pada namja di sampingnya.

“Karena mendiang ayahku menikah dengan eomma,dan lahirlah aku.”

“Isshh..bukan itu !” Gerutu Yoona karena pertanyaannya ditanggapi tidak serius oleh Kai.

Namja itu tertawa pelan,ekspresi yang akhir-akhir ini sering ia tunjukkan saat berhadapan dengan calon adik tirinya.

“Tunggu ! Margamu Kim sedangkan Sooyeon mommy—“

Eomma memang tak pernah lagi memakai marga appaku,tapi ia menyuruhku untuk tetap memakainya.” Jelas Kai.

Perlahan suasana mulai mencair dan Yoona juga mulai berusaha menghilangkan rasa canggungnya terhadap Kai.”Aku dengar,eommaku mirip dengan mendiang ibumu.” Yoona mengangguk pelan.

“Benar,aku bahkan mengira dia adalah reinkarnasi mommy,tapi sifat mereka begitu berbeda.” Jawab Yoona.”Tapi Sooyeon mommy orang yang sangat menyenangkan.”

Sesaat suasana kembali hening,hanya hembusan angin malam yang samar-samar terdengar.Yoona memeluk lengannya yang tak terbalut kain,Kai yang melihat itu pun menanggalkan jasnya kemudian menyalipkan di bahu Yoona.

“Siapa suruh memakai pakaian terbuka seperti itu,lagipula tubuhmu sangat kurus dan tidak sexy sama sekali.”

Jika saja Kai bukan sunbae dan calon saudaranya,maka ia sudah mendaratkan high heelsnya ke wajah namja itu dari tadi.

Menyebalkan !” Batin Yoona.

“Bahkan jika kau berpakaian terbuka di depan Sehun pun,aku tak yakin namja itu akan tergoda.”

“Dia tidak seperti itu.” Bela gadis itu.

“Yakin ? Semua pria itu sama,menyukai wanita sexy berdada besar.” Yoona membulatkan matanya,ia merutuki sunbaenya yang lagi-lagi mengungkit soal ‘itu’.Dan ia juga baru tahu ternyata namja itu sangat vulgar dan errrr mesum.

Yoona merapatkan jas Kai yang menutupi bahunya,ia menyerah dan tak ingin membahas masalah wanita sexy dan sejenisnya.

“Kita pulang sekarang,adik manis ?” Jongin beranjak dari tempatnya kemudian menunggu gadis itu menerima uluran tangannya.

“Huh !” Yoona mendengus pelan dan melewati Jongin begitu saja.Namja itu tersenyum kemudian memasukkan tangannya ke dalam saku celananya. /kereeeen *_*/

.

.

Yoona diantar pulang oleh kapten basket menyebalkan yang sempat ia kagumi itu,dan sekarang ia telah membersihkan dirinya kemudian mengganti gaunnya dengan piyama.

“Aku belum menelepon Sehun.”

Yoona mencari ponselnya dan segera menghubungi Sehun,ia sangat ingin menceritakan kebahagiannya hari ini.Jelas saja,ia tak memberi tahu Sehun tentang ayahnya yang akan segera menikah lagi.

“Yak ! Kenapa baru menghubungiku gadis nakal ?” Yoona tersenyum mendengar pekikan dari seberang sana.

Mianhae,aku banyak urusan belakangan ini.” Jawab  Yoona santai.

“Urusan apa ?” Tanya Sehun sedikit curiga.

“Nanti akan kuberitahu.Sudah ya,aku mengantuk.Bye bye.”

“Y-YAK !”

Klik

Yoona menutup matanya kemudian tersenyum senang,ia sudah tak sabar menanti hari pernikahan daddynya.

“Aku harap mommy juga bahagia di atas sana.” Ujar Yoona sebelum benar-benar terlelap.

Sehun POV

Aneh.Benar-benar aneh.

Belakangan ini Yoona tak pernah lagi diantar oleh daddynya dan malah terlihat berangkat dan pulang sekolah bersama namja hitam itu.

Jangan-jangan mereka menjalin hubungan terlarang(?) di belakangku.

Ah ! Rasanya tidak mungkin Yoona melakukan itu.

Dia kan mencintaiku sampai mati -__-

Dan sekarang di kantin mereka tampaknya membicarakan sesuatu yang aku tidak tahu apa.

Yoona juga tak punya banyak waktu untukku sekarang,ia lebih sering bersama si hitam itu.

Tanpa sadar aku mencengkram erat garpu di tanganku melihat Yoona bercanda dengan si—aduh aku malas harus menyebut namanya.Tapi daripada menambah dosa dengan menghinanya,lebih baik aku memakai namanya saja—Jongin sunbae.

Lihat saja Jongin ! Aku akan memberi perhitungan padamu karena telah merebut perhatian Yoona dariku.

Eh,Yoona melihat ke arahku dan—-YAK ! Lagi-lagi si Jongin sunbae tidak tahu diri itu mengalihkan padangan Yoona dariku.

Sehun POV END

Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu pun tiba.Saat ini Yoona ditemani Jongin sedang berada di butik tempat orang tua mereka memesan baju pengantin.

Kris dan Sooyeon tak punya banyak waktu untuk mengambil baju pengantin yang telah mereka pesan,akhirnya anak-anak merekalah yang diutus(?) untuk mengambilnya.

Setelah memgambil pesanan mereka,Yoona dan Jongin segera keluar dari butik dan bergegas masuk ke dalam mobil.

“Cepatlah,kita bisa terlam—–“

“Apa yang kau lakukan di sini dengan pria ini ?”

Yoona yang baru saja membuka pintu mobil langsung ditahan oleh seseorang yang ternyata adalah—-

“Sehun ? Kenapa kau di sini ?”

—-Sehun yang sedari tadi telah membuntuti mereka.

Jongin yang melihat Sehun menghampiri mereka pun mengurungkan niatnya untuk masuk ke mobil.

“Untuk apa kau memesan baju pengantin,hah ? Kau mau menikah dengan dia ?” Tunjuk Sehun dengan tidak sopannya ke wajah Jongin yang ditanggapi dengan decakan kesal oleh namja itu.

“Apa yang kau katakan ?” Tanya Yoona.

Jongin yang tidak tahan melihat Sehun membentak adiknya pun menghampiri mereka berdua dan melepas paksa cengkraman namja itu di tangan adiknya.

“Heh namja bodoh ! Yang akan menikah itu adalah orang tua kami.”

Sehun melongo dan menatap Yoona seolah bertanya—apabenaryangdikatakannamjahitamini ? dan Yoona mengangguk membuat Sehun malu setengah mati.

“Ehmm..ma-maafkan aku.Aku benar-benar tidak tahu.” Ujar Sehun pada Yoona.

“Sebenarnya ini juga salahku karena tak memberitahumu.” Sebenarnya gadis itu ingin memberi kejutan pada Sehun,tapi malah berakhir seperti ini.

“Kita sudah terlambat,nona dan tuan.” Jongin berkacak pinggang kemudian menunjuk jam tangannya.

“Kalau begitu kami pergi dulu.”

“Tunggu ! Kau tidak mengajakku ?” Cegah Sehun sebelum Yoona masuk ke mobil.

“Benar juga ! Kalau begitu kembalilah ke rumahmu.Acaranya dilaksanakan di gereja xxx.”

Acara pemberkatan diakhiri dengan Kris yang mencium Sooyeon di keningnya,para tamu undangan pun sedikit bercanda dengan memprotes tindakan Kris,biasanya kan pengantin pria akan mencium bibir pengantin wanitanya.

Tapi namja itu menanggapinya dengan candaan pula.”Itu untuk nanti malam.” Dan para tamu undangan pun tertawa dibuatnya -__-

Sehun yang menghadiri acara pernikahan calon mertuanya(?) itu memilih untuk mengajak Yoona jalan-jalan ke belakang gereja setelah acara pemberkatannya selesai.

Pemandangan di belakang gereja sangat indah dengan danau kecil yang bersih dan udara di sini juga sejuk.

“Aku harap suatu saat nanti aku juga dapat mengucapkan janji itu di altar bersamamu.” Ujar Sehun.

Yoona menyandarkan kepalanya di bahu tegap Sehun dan namja itu yang menggenggam tangannya erat.

“Kalau ternyata kau bukan jodoh yang dikirim tuhan untukku ?” Tanya Yoona membuat namja itu menoleh ke arahnya.

“Heh ! Siapa lagi yang akan menikahimu kalau bukan aku.” Yoona tersenyum dan menggeleng tak percaya dengan ke-PD-an Sehun yang sangat tinggi.

“Ishh..kau ini.”

“Yoona-ah.”

“Hmm ?”

Saranghae.”

Nado

Perlahan Sehun menangkup kedua pipi Yoona dan mendekatkan wajahnya ke wajah yeoja itu.

5 cm…

4 cm…

3 cm…

2 cm…

“Menjauh dari adikku,namja mesum.”

“Hehh ? Jo-Jongin oppa ?” Yoona terkejut dengan kemunculan(?) Jongin yang secara tiba-tiba telah berada di depan kursi yang mereka duduki.

“Ayolah,kakak ipar.Mari perbaiki hubungan kita agar lebih baik.” Ujar Sehun mencoba akrab.

“Kakak ipar ? Sejak kapan aku jadi kakak iparmu ?” Tanya Jongin heran.

“Sejak aku menikah dengannya.” Tunjuk Sehun pada Yoona.

Mwo ? Sejak kapan kita menikah ?” Kini gadis itu yang bertanya.

“Ketika aku melamarmu.” Jawab Sehun.

“Dan kapan kau melamar adikku ?”

“Saat kami lulus sekolah nanti.”

Jongin pun menoyor kepala Sehun.”Itu artinya aku bukan kakak iparmu.”

“Dan aku bukan istrimu.” Tambah Yoona.

“Tapi,tidak ada salahnya kan kalau kita mulai membiasakannya sejak dari sekarang ?”

“Terserah kau saja !” Ujar Yoona dan Jongin bersamaan. #-___-

 END

Huaahhh panjang banget ya ? ada yang ketiduran trus bangun trus tidur lagi ? Saya ucapkan selamat hari kemerdekaan(?) -___-

Maaf kalau endingnya gaje & terburu-buru^^

Sebenarnya gak maksud buat terburu-buru,tapi nanti ff nya kepanjangan(?) dan jadi ngebosenin

Maaf juga kalo moment YoonHun-nya dikit

Typo juga harap dimaklumi.

Tapi makasih loh ya udah mampir^^

And,BIG Thanks to “Desbbuing,poutpout,Ema LoveYoona,tuing,pu_3,yoona99,Maya Luoxi, rioneilds ,HaeNy Choi93,Hf,ani,amesieunhye.“ dan juga readers ku tercinta yg masih malu-malu buat nunjukin dirinya(?)

Love ya all #ciumsatusatu

Advertisements

18 thoughts on “[Sequel] DAD,ME AND MY BOYFRIEND Part II END

  1. huwahh, id ku ada disitu.. masama beb…
    haha, gk nyangka crtanya sprti ini, yoonhun yg punya hbgan eh daddy nya yg duluan nikah.. huwah chukkae. udah pnya mommy baru + oppa yg tampan..haduhh senangnya. dan utk yoonhun segeralah menikah(?)
    next ditunggu ff lainnya beb^^

  2. uwahh .. seru crta nya
    ga nyangka klo yoona sma kai bkal jdi kakak adik tiri .. hehe
    ohh .. happy wedding jga buat sooyeon sma kris haha

  3. Yaahh,,, END…???

    Bergarapnya tadi masih ada Lanjutanna…..
    Muehehe
    ditunggu FF Yoong Yg lainnya….
    #Kapuchu :*

  4. sama-sama ^^
    ceritanya bagus,suka banget sama yoona & sehun..
    moment yoonhunnya emang kurang
    next bikin ff yoonhunlagi ya…

  5. Kyaaaaa… Kenapa saya malah membayangkan wajah coolnya Si Kai,, klo pas scenex yg sok keren itu… Wkwkwk

    eungg.. Lucu bgt.. Kris-Sooyeon menikah.. Yehet! Yoona dapet eomma + oppa baru, dan ternyata Oppanya.. Eng-Ing-Eeenng.. Taraaa.. JONG In..
    Si sunbae yg suka manggil ‘Gadis Payah’ n ‘Dada rata’. Hahah

    tp scene YoonKai juga suka,, moment kaka-adik tp ya..

    Gagal deh, liat YoonHun kisseu, semua ini gara2 si Kai!
    Issshhh…

    YoonHun kenapa ga di nikahin aja sekalian bareng Tn.Wu?
    Kan asek tuh.. Wwkwk.
    Ditunggu postingan selanjutnya ya??
    Fighting!

  6. hah? END?
    masih mau lanjut thor? /plak/
    ceritain dong kehidupan family wu,
    wahh Tn.Wu ngedahuluin baby oh sama baby wu nihh,

    bikinin sequel lagi dong thor^^
    ceritain gimana kai selalu ngelindungi yoong dari pervert hun,
    plus yoong yang ngelindungi kai dari yeoja yeoja centil,

    ahh aku banyak nuntut ya,
    abis FFnya bagus, gak rela aja kalo udah end /plak/
    ditunggu FF lainnya^^ keep.writing^^

  7. Hwaah hwaah hwaah
    YOONHUN buat envy ey/jones/
    Sweet banget bikin diabetes
    Ciee ciee yg punya istri baru gk bisa ngodain anak sma lagi /toel kris/
    Ini gaada sequel lagi thor?
    Mau yoonhun lagi

  8. So sweet~~
    kai tega bnget ngatain yoona dada rata wkwkwk, , ,sehun jg pervert dh wkwkwk,trus pede bnget lg ehehe, ahh daebak dh ^^

  9. Haloooo.. Salam kenal aku reader baru di sini n___n

    Suka banget sama jalan ceritanya.. Santai, lucu tp bikin penasaran dan menarik.. Aku suka banget sama Yoonhun (っ ̄³ ̄)っ ~♡

    Terus berkarya buat FF YoonHun lagi yaa author..
    FIGHTING (҂’̀⌣’́)9

  10. Yak..ini udah end -_-), sequel lagi dong please *buing buing ala sehun
    Aku suka banget scene-scene disini manis*emang gula/plak/
    Mulai dari yoona ketemu sooyeon sampai kris menikah sama sooyeon
    Keep writing,ditunggu karya-karya mu selanjutnya 😀
    Big thanks juga buat km author yg udah ngebuat fanfic ini 😀

  11. Heollll~ Daeeeeebbbak! Finally daddy nikah juga kikiki… Tinggal yoonhun nya deh tuh yg nyusul kekekke >..<
    terima kasih kembali ya hehe.. Semoga terus berkarya.. Fighting!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s