APHRODITE 2

APHRODITE 2

Yoona | Aphrodite

Kai | Ares

Sehun | Hefaistos

—o0y0o—

Noona !”    

Sontak Yoona mendorong dada Kai membuat pria itu segera menjauh,ia terkejut melihat adiknya tiba-tiba muncul di tempat mereka.

“Se-Sehun,sedang apa kau di sini ?” Ujar Yoona menghampiri adiknya.Mendadak suasana jadi canggung sejak kedatangan Pangeran kerajaan Olympus itu.

“Tentu saja aku mencari Kai hyung.” Jawab Sehun membuat Yoona mendengus kesal karena dicueki adiknya.

Kemudian pangeran tampan itu melewati kakaknya dan mendekat ke arah Kai.Kedua pemuda itu berpelukan akrab layaknya sahabat lama yang baru bertemu.

Yoona tersenyum kecil dan memilih untuk meninggalkan keduanya,ia menuruni tangga menara diiringi dua pelayan wanita di samping kanan dan kirinya.

Setelah sampai di kamar ia segera mengganti gaunnya dengan gaun malam seperti yang dikenakan oleh putri mahkota pada umumnya.Kemudian ia duduk menghadap meja rias untuk melepas tiara dan hiasan lain di rambutnya.

Tiba-tiba pandangannya tertuju pada kertas yang tadi ia sembunyikan dari adiknya.Ia tersenyum melihat coretan pensil yang membentuk wajah seseorang yang diam-diam ia kagumi.

Gadis itu segera memanggil salah satu pelayan yang berjaga di luar kamarnya,tak lupa ia menulis sesuatu di belakang kertas kemudian memasukkannya ke sebuah kotak dan menyerahkan benda itu kepada pelayan tadi.

“Antarkan ini padanya.”

Pelayan itu menerima kertas pemberian Yoona kemudian memberi hormat sebelum meninggalkan kamar sang putri.

—o0y0o—

“Jadi,dia benar-benar tidak menebak maksud kedatanganmu ?”

Kai menjawab pertanyaan Sehun dengan menggelengkan kepalanya,entah apa yang lucu,ia hanya tertawa saja melihat ekspresi lelaki yang sudah ia anggap sebagai adiknya.

“Kenapa malah tertawa,hyung ? Bukankah sudah jelas kalau dia itu sangat bodoh ?”

“Jangan berkata seperti itu,bagaimanapun dia adalah putri mahkota Olympus.”

“Huh ! Hyung tidak tahu saja bagaimana kelakuan aslinya.”

“Baiklah,baiklah.Dia memang bodoh.”

Setelah menghabiskan waktu di menara,kedua pemuda itu memutuskan untuk kembali ke istana utama sambil berbincang-bincang di sepanjang jalan.

“Putra Mahkota Ares,sudah waktunya istirahat.” Seorang pelayan menghampiri mereka.

“Ya,sebentar lagi.” Ujar Kai.

Hyung pasti lelah,istirahatlah.”Sehun menepuk bahu Kai pelan,membuat pria itu tertawa.Sebenarnya,siapa yang hyung di sini ?

—o0y0o—

Ares melepas rompi khas kerajaan dan meletakkannya di sebuah gantungan yang terbuat dari kayu.Kemudian ia merebahkan tubuhnya di kursi panjang dan menghela nafas pelan.

Pria itu memejamkan matanya sambil tersenyum mengingat kejadian di menara tadi.Itu hampir saja,andai Pangeran Hefaistos tidak datang mengganggu.

“Sedikit lagi.” Kai memegang bibirnya sambil membayangkan wajah Yoona yang begitu menawan diterpa sinar bulan.

Tok

Tok

Suara ketukan dari luar membuat sang Putra Mahkota membuka matanya.”Masuklah.” Tak lama kemudian,seorang pelayan masuk sambil membawa sebuah benda berbentuk kotak.

“Apa yang kau bawa ?” Kai menegakkan tubuhnya kemudian menerima kotak pemberian pelayan tersebut.

“Ini kiriman dari Putri Mahkota Aphrodite untuk Yang Mulia Ares.”

Setelah pelayan itu pergi,Kai membuka penutup kotak.Alisnya berkerut melihat selembar kertas berbentuk persegi yang ada dalam benda itu.

Perlahan ia membuka gulungan kertas itu,seketika senyum berkembang di wajah tampannya melihat tiruan dirinya terlukis indah pada gulungan tersebut.Ia membalik kertas itu dan menemukan catatan kecil di belakangnya.

 

Akhir-akhir ini aku suka melukis.

Bagaimana ?

Aku harap kau menyukainya.

 

Kai menyentuh lukisan wajahnya dalam kertas itu sambil tersenyum,memang tak sebagus karya para seniman yang pernah melukisnya,tapi ini begitu spesial karena dan bermakna karena dilukis oleh wanita yang dicintainya.

Meskipun mereka saling mengenal cukup baik—bahkan sangat baik—tapi Kai belum memiliki keberanian untuk mengungkapkan perasaannya pada Putri Mahkota milik Olympus itu.

Bukan rahasia lagi kalau kecantikan Aphrodite dikagumi oleh hampir semua pangeran di berbagai penjuru negeri.Bahkan mereka terang-terangan menunjukkan rasa sukanya pada gadis keturunan Zeus dan Hera.Namun tak satupun dari pangeran-pangeran itu yang diterima oleh kerajaan.

Kai pernah mendengar tentang ramalan-ramalan yang muncul beberapa tahun silam,tapi ia sendiri tidak tahu dengan jelas bagaimana sebenarnya isi ramalan itu.

Tapi ia telah bertekad,sebelum meninggalkan Gaiaa menuju Olympus ia berjanji akan menyatakan perasaannya pada Yoona tepat pada hari ulang tahunnya yang sebentar lagi akan dirayakan.

Sebenarnya tujuan kedatangan keluarga kerajaan Gaiaa adalah untuk merayakan pertambahan umur Putri Mahkota kerajaan Olympus yang ke-18 tahun.Hanya saja sang Putri Mahkota kurang peka dan tidak menyadari bahwa Ares dan keluarganya tak sekedar berkunjung.

—o0y0o—

Rencananya pagi ini Putri Mahkota Aphrodite akan jalan-jalan ke padang rumput Casvellon untuk melakukan olahraga kesukaannya yaitu memanah.

Tak seperti biasanya gadis itu bangun terlambat,mungkin karena semalam ia tidur sangat larut sehingga terlambat bangun di pagi hari.

Noona belum bangun ?” Tanya Sehun pada salah satu dayang yang berjaga di depan pintu kamar kakaknya.

“Belum,pangeran.Saya akan segera membangunkan Yang Mulia Putri.”

“A—Tidak usah,biar aku saja.” Cegah Sehun ketika pelayan itu hendak membuka pintu kamar Yoona.

Kemudian ia masuk ke dalam ruangan bernuansa cokelat manis itu dan langsung mendekat ke tempat tidur kakaknya.

Noona ~ cepat bangun !” Sehun mengguncang bahu gadis itu pelan,namun tak ada reaksi berarti yang ditunjukkan gadis itu.

Sehun berdecak pelan kemudian menyibak selimut tebal yang menutupi tubuh Yoona.Namun sedetik kemudian ia kembali melempar selimut itu sehingga mentupi kembali tubuh kakaknya.

“Kenapa noona memakai pakaian seperti itu ?” Gumam namja itu pelan.

Baru kali ini sang pangeran melihat Yoona memakai pakaian yang cukup terbuka menampilkan bahu putihnya.Seharusnya ia telah menduga bahwa gadis itu memakai gaun malam.

“Nghh….hmmm…”

Yoona menggeliat pelan dalam tidurnya,perlahan kedua matanya terbuka dan terkejut melihat sosok adiknya berdiri sambil berkacak pinggang.

“Apa yang kau lakukan di kamarku ?” Yoona mengucek matanya kemudian mengubah posisi dari berbaring menjadi duduk.

“Ce-cepat bangun,kau lupa rencana kita pagi ini ?” Sehun mengalihkan pandangannya ke arah jendela.

“Rencana apa ?” Tanya gadis itu dengan polosnya.

“Tentu saja rencana untuk memanah,bodoh !” Ujar Sehun sedikit geram.”A-aku dan hyung menunggumu.”

Yoona menatap kepergian adiknya dengan kening yang berkerut.”Ada apa dengan bocah itu ? Dan apa tadi ,dia mengataiku bodoh ? Akan kupastikan kepalamu dipenggal oleh rakyat Olympus jika mendengar putri mahkotanya yang cantik disebut bodoh.” Ujar gadis itu percaya diri,tentu saja dia hanya bercanda.

Sungguh,dia sangat menyayangi adiknya dan tak ingin kehilangan bocah yang semasa kecil tak fasih menyebut huruf ‘s’.

Yoona segera beranjak dari tempat tidurnya dan masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.

—o0y0o—

Semua peralatan telah disiapkan,juga tiga ekor kuda yang akan digunakan Hefaistos,Ares,dan Aphrodite.

Hera yang merasa khawatir pada anak-anaknya menugaskan beberapa prajurit untuk mengawasi mereka,namun Aphrodite menolaknya.Sejak dulu Putri Mahkota selalu menolak keikutsertaan para prajurit untuk menjaganya kecuali jika ia pergi sendiri.

Tapi kali ini,adik dan sahabatnya akan ikut,dan ia merasa kedua pria itu sudah cukup.Hera hanya bisa menerima keputusan putrinya,ia berpesan pada Ares untuk menjaga Aphrodite dengan baik.

“Sarapan dulu sayang.” Jessica menyodorkan piring berisi makanan pada putrinya,namun gadis itu menolak dan mengatakan bahwa ia akan sarapan setelah sampai di sana.

Eomma,aku pergi.”

Aphrodite menunggangi kuda berwarna putih sedangkan Ares dan Hefaistos menunggangi kuda berbulu hitam.

“Kalian berhati-hatilah.” Ujar Zeus menatap kepergian putra-putri mereka.

Selepas kepergian Ares dan yang lainnya,Zeus beserta istrinya masuk kembali ke istana diikuti Poseidon dan Demeter.

Untuk mengisi pagi yang agak mendung ini,mereka mengadakan acara minum teh di aula khusus perjamuan.

Hyung,apa ini sudah waktunya ?” Kris menyeruput teh yang telah ditambahkan pemanis oleh Jessica.Siwon berpikir sebentar sebelum menjawab pertanyaan sahabat karibnya itu.

“Menurutku mereka sudah cukup dewasa untuk mengetahui hal itu.” Tambah Jessica menyetujui maksud pertanyaan suaminya.

“Tapi,apa mereka saling menyukai ? Maksudku apakah putrimu menyukai putraku? Kau tahu sendiri,putrimu itu dilirik oleh banyak pangeran yang jauh lebih tampan dan gagah dari putraku Ares.” Jawab Siwon tak yakin.

“Bukankah sama saja,hyung ? Putramu Ares juga dilirik oleh banyak putri yang lebih cantik dari putriku.” Kris kembali menyeruput teh hangatnya.

“Yang dikatakan suamiku benar,tapi aku bisa memastikan bahwa putraku menyukai Aphrodite.” Ujar Tiffany.

“Mengenai putriku,aku tak pernah mendengarnya membicarakan pria lain selain Ares.” Jessica berusaha meyakinkan pasangan suami-istri di depannya.

“Semoga saja mereka berdua saling menyukai dan berjodoh seperti yang dikatakan oleh ramalan.” Ucap Siwon pada akhirnya.

“Suamiku,sepertinya aku dan Tiffany akan bergabung dengan yang lainnya untuk mengurus pesta ulang tahun putri kita.” Jessica beranjak dari tempat duduknya kemudian mengecup kilat bibir suaminya.

“Aku mengandalkanmu,sayang.” Balas Kris sebelum kedua wanita cantik itu pergi.

“Istrimu perhatian sekali.” Puji Siwon pada lelaki itu.

“Ya,dia selalu tahu bagaimana cara menyenangkanku.”

—o0y0o—

Kabut putih menyambut kedatangan putra-putri kerajaan Gaiaa dan Olympus ketika memasuki padang rumput Casvellon yang begitu luas dan hijau.

Aphrodite turun dari kudanya diikuti Ares dan Hefaistos,ketiganya menatap lahan hijau yang begitu mempesona diselimuti oleh kabut putih.

“Sepertinya rencana kali ini akan sulit.”

Sehun menghela nafas panjang sambil memegang tali kudanya yang terus bergerak dan meringkik.

“Kita sudah jauh-jauh datang ke sini,sayang sekali kalau harus kembali.”

Yoona mengikat kudanya pada sebuah pohon agar tak lari ke mana-mana.Ia mengeratkan karet yang mengikat rambung panjangnya agar tak mengganggu nantinya.

Mereka memanah bukan untuk berburu,tapi semata-mata untuk mengolah raga dan mempertajam kemampuan dan juga sebagai hobby.

Beberapa titik yang telah ditandai dengan bendera yang akan menjadi target mereka.Siapa yang kembali dengan membawa bendera paling banyak,maka dia adalah pemenangnya.

Busur panah dibutuhkan untuk menjatuhkan bendera itu dari tempatnya,karena benda itu diletakkan sangat tinggi di atas pohon.Di sinilah kemampuan mereka diuji.

Ini tidak mudah karena zona perburuan mereka tak hanya di Casvellon,padang rumput ini hanya menjadi tempat awal dan tempat mereka berkumpul kembali setelah berhasil mendapatkan bendera.Zona selanjutnya adalah hutan Argolid,tempat di mana Yoona hampir kehilangan nyawanya.

“Aku ke Utara,Sehun ke Timur,dan Yoona ke arah Barat.” Tutur Kai.

Mereka bertiga mulai bersiap-siap untuk saling berpencar.Yoona mengambil bendera merah,Kai hitam,dan Sehun bendera biru.

“Siap ?” Ketiganya saling berhadapan membentuk triangle.”Mulai !” Mereka saling bertolak dan berlari ke arah rute masing-masing.

TBC

Masalahnya udah keliatan belum ?

oke tunggu chapter selanjutnya ya

keep waiting

Thanks buat yg udah comment di chap 1

Yena,whielf,La-Na,poutpout,LoVeYoOna,HaeNy Choi93,tuing,yoona99,maya luoxi,dwiputriandini

Makasih juga buat Kak quorralicious^^

Lafyu ❤

 

Advertisements

13 thoughts on “APHRODITE 2

  1. Masih belum kelihatan nih konfliknya..
    Apananti Sehun bakal suka sama kakaknya sendiri, n jadilah cinta segitiga?
    Kayaknyakalau di lihat2, Sehun mulai aneh gerak-geriknya..
    Pas bangunin kakaknya, dia lihat baju kakaknya yg sedikit terbuka dia jadi salah tingkah?
    Hehe saya hanya menerka2, maklum saya lebih suka YoonHun ketimbang YoonKai, jd selalu punya pemikiran yg anehh2 gini.. Hahaha..
    Next.. Jangan lama2 ne..?
    Semangaattt!

  2. Masih belum keliatan konfliknya nih,mungkin chap.selanjutnya baru keliatan penasaran,ditunggu kelanjutannya jangan lama-lama ya 😉 Keep writing 😀

  3. eumm,,mnurutku blum beb, tp no problem.. dan itu sehun knpa? jgn blg ntar suka sama yoong andwee..
    yoonkai^^
    next ditunggu beb:)

  4. konfliknya belum keliatan…
    duh lebih gregret lagi kalo semisal ada incest antara yoonhun
    hahaha
    ini pikiran suka kmn2 kalo ada yoonhun
    xD

  5. anyeong thor^^ mian ya telat aku komen,
    menurutku konfliknya belum keliatan,
    yang baru aku tau kayaknya yoonkai saling suka dan dijodohin mungkin,
    tapi kalau kayak gitu aja, konfliknya apaan? itu yang bikin aku bertanya-tanya,
    tarus peran sehun apaan? masa sehun cuman dianggurin gitu aja,
    aku yakin konfliknya pasti bakal ngelibatin sehun juga kan? apalagi pas baca FF ini yang sehun ada perasaan aneh pas liat noonanya dikamar, nahh itu udh mulai ada sedikit petunjuk,,
    wkwkwk aku sok menganalisis amat yakk,
    ditunggu kelanjutannya^^ keep.writing^^

  6. Ige mwoya?! Kayanya kalo ff dengan cerita menarik itu ga kerasa bacanya tau tau udh tbc aja ye kekeke>< oh iya koj feeling ku sehun itu ada rasa ya ama yoona a.k.a kakak kandungnya. Tapi berharap sehun incest ama yoona wakakakak. Aku juga lebih prefer yoonhun si hehehe fighting fighting

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s