The Devil’s Baby – [1]

E

The Devil’s Baby – [1]

Im Yoona – Wu Yifan – Oh Sehun

Marriage Life | PG-17

Ps : FF ini berdasarkan film/? Rosemary’s Baby. *dengan banyak pengubahan

KAIGERL’S Present

-OoO-

 

 

Pria itu berjalan keluar dari kamar sambil memperbaiki kembali setelan dasinya. Kemudian ia menuju ruang makan dan menemukan istrinya sedang menyiapkan sarapan pagi. Lelaki itu menarik satu kursi untuk diduduki.

 

 

“Selamat pagi.”

 

 

“Oh, kau—“ Wanita dengan rambut yang digulung ke atas itu berbalik.“—sudah siap?” Wanita itu tampak terkejut melihat suaminya sudah siap dengan setelan kantornya. Pasalnya, saat bangun tadi ia menemukan lelaki itu masih bergelung dengan selimut. Dan kini, ia sudah duduk manis sambil meneguk coklat panas buatannya.

 

 

“Tadi bosku menelepon dan meminta agar aku segera ke kantor.”

 

 

“Tapi ini masih sangat pagi. Menurutmu ada apa?”

 

 

“Entahlah.” Lelaki itu mengedikkan bahunya. “Baiklah, kalau begitu aku pergi dulu.” Ia bangkit dan mencium kilat kening istrinya.

 

 

“Tapi kau belum sarapan.”

 

 

“Aku sarapan di luar saja.”

 

 

“Tap—“

 

 

*chup

 

 

Lelaki itu berbalik kemudian mengecup bibir istrinya. “Maaf, membuatmu sarapan sendiri pagi ini.” Ucapnya kemudian menghilang dari balik pintu apartemen. Wanita itu menghela nafas pelan, ia duduk di kursi kemudian menghabiskan coklat yang masih tersisa di gelas suaminya.

 

 

-OoO-

 

 

“Bagaimana?”

 

 

“Maaf Tuan.”

 

 

Lelaki itu membuka kelopak matanya membuat iris kembar berwarna biru miliknya terlihat. “Jadi kita harus mencari perempuan lagi?”

 

 

“Ya, Tuan.”

 

 

-OoO-

 

 

“Pindah?”

 

 

“Benar, aku dipindahkan.”

 

 

“Jadi, kapan?”

 

 

“Besok.”

 

 

Yoona tak bisa berbuat apa-apa selain mengikuti suaminya. Lagipula tak ada alasan baginya untuk keberatan, hanya saja ia harus berpisah dengan beberapa tetangga yang mulai akrab, dan itu artinya ia harus beradaptasi dengan lingkungan barunya.

 

 

Keesokan harinya, setelah semuanya siap merekapun meninggalkan apartemen yang menjadi tempat tinggal mereka selama kurang lebih 3 tahun ini. Sepanjang perjalanan, keduanya lebih banyak diam dan hanya sesekali berbicara.

 

 

“Yoong.”

 

 

“Hm?”

 

 

“Aku harap kau menyukai lingkungan baru kita nanti.”

 

 

“Aku juga berharap seperti itu.” Wanita itu tersenyum sambil menatap suaminya yang dibalas dengan senyuman juga.

 

 

-OoO-

 

 

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 2 jam, akhirnya mereka sampai di sebuah bangunan tinggi yang didominasi warna gelap. Rencananya, suami Yoona akan menyewa apartemen di tempat ini. Selain karena bangunannya yang menarik—mirip bangunan klasik jaman dulu—apartemen ini juga dekat dengan tempat kerjanya.

 

 

“Ayo.”

 

 

Apartemen mereka berada di lantai 4, suami Yoona sengaja memilih apartemen yang dekat dengan lantai dasar. Yoona berjalan memeriksa apartemen sementara suaminya kembali ke bawah mengambil beberapa barang.

 

 

Penilaian Yoona terhadap apartemen barunya cukup bagus, meski dari luar tampak seperti bangunan klasik kuno, namun perabotan rumah tangganya modern dan terbilang lengkap. Sepertinya Yoona akan menyukai tempat tinggal baru mereka.

 

 

“Bagaimana menurutmu?”

 

 

“Bagus, aku menyukai tempat ini.”

 

 

“Syukurlah kalau kau suka.”

 

 

-OoO-

 

 

Suaminya meninggalkan apartemen beberapa saat yang lalu dengan tujuan ingin mengunjungi langsung lokasi tempat kerjanya yang baru. Tinggallah Yoona sendiri, menyusun barang-barang dan membersihkan apartemen yang akan menjadi tempat tinggalnya.

 

 

“Huft! Melelahkan sekali.” Keluhnya.

 

 

Perempuan itu membaringkan tubuhnya di kasur yang baru saja ia ganti dengan bed cover yang baru. Ia memejamkan mata sejenak, kemudian mengusap peluh di dahinya menggunakan punggung tangannya. Tersadar bahwa mereka tidak memiliki apapun di kulkas, Yoona bangkit mengambil dompetnya dan menuju minimarket terdekat.

 

 

Ia tersenyum ketika disapa oleh beberapa orang yang ia yakini tinggal di bagunan yang sama dengannya. Kesan pertama ini membuatnya merasa lebih tenang, bayangan tentang tetangga dengan tatapan sinis hilang dari benaknya.

 

 

Yoona mulai memasukkan bahan makanan yang ia butuhkan ke dalam troli, setelah memastikan semuanya lengkap ia kemudian menuju kasir dan membayar barang belanjaannya. Yoona keluar dari minimarket dengan kedua tangan yang penuh kantong belanjaan. Baru saja keluar dari minimarket, Yoona melihat sosok pria berlari dikejar oleh seorang wanita.

 

 

“Tolong! Tasku.”

 

 

Menyadari teriakan wanita itu, Yoona menjulurkan kakinya ke depan membuat pria yang sedang dikejar itu tersandung dan jatuh tersungkur. Tas di tangannya terlempar, pria yang diyakini adalah pencopet itu hendak mengambilnya kembali, namun melihat banyak perhatian tertuju padanya ia langsung lari tak mempedulikan lagi tas hasil curiannya.

 

 

“Oh, tasku.” Wanita itu memungut tasnya.

 

 

Yoona berjalan menghampiri wanita korban pencopetan tadi dan ingin bahwa memastikan semuanya baik-baik saja. “Apa kau terluka?” Tanya Yoona.

 

 

“Tidak sama sekali, dan terima kasih nyonya—“

 

 

“Wu. Yoona Wu.”

 

 

“Ah, terima kasih Ny. Wu. Perkenalkan, aku Miyoung.” Wanita itu mengulurkan tangannya yang disambut oleh Yoona. “Apa kau tinggal di sekitar sini?” Tanya Wanita itu.

 

 

“Ya, aku dan suamiku baru saja pindah dan menyewa apartemen di sana.”

 

 

“Benarkah? Mungkin aku bisa berkunjung.”

 

 

“Tentu saja, dengan senang hati.”

 

 

“Baiklah, aku harus pergi. Sekali lagi terima kasih atas bantuanmu tadi.”

 

 

“Itu bukan apa-apa.”

 

 

-OoO-

 

 

Yoona baru saja selesai memasak dan menghidangkan makanan di atas meja. Tak lama kemudian, suaminya muncul dari balik pintu apartemen mereka. Yoona melepas apronnya kemudian berjalan menghampiri suaminya. Wanita itu mengambil tas kerja suaminya dan bersama-sama menuju ke kamar.

 

 

“Aku sudah menyiapkan air hangat, mandilah kemudian kita makan malam.”

 

 

“Terima kasih sayang.” Lelaki itu mengecup kening Yoona sebelum menghilang dari pintu kamar mandi.

 

 

Pasangan suami-istri itu menikmati makan malam untuk pertama kalinya di tempat tinggal baru mereka. Sambil memasukkan makanan ke mulut kecilnya, Yoona mendengar dengan seksama penuturan suaminya mengenai tempat kerja barunya.

 

 

“Lain kali aku akan mengajakmu ke tempat kerjaku.”

 

 

“Aku menantikannya.” Ujar Yoona sambil tersenyum. Namun raut wajahnya berubah seiring dengan perubahan raut wajah suaminya.

 

 

“Yoong.”

 

 

“Hm?”

 

 

“Bagaimana kalau kita mencobanya lagi?”

 

 

Wanita itu menelan makanan di mulutnya dengan susah payah. Ia terdiam sejenak tak menghiraukan tatapan serius suaminya. “Aku tahu kau sedikit trauma, tapi aku juga tahu jauh di dalam lubuk hatimu kau menginginkan seorang anak.” Lelaki itu meninggalkan tempat duduknya dan menghampiri Yoona kemudian memeluk istrinya.

 

 

Dua kali keguguran membuat wanita itu takut untuk mengandung lagi. Meski begitu ia sangat mendambakan kehadiran seorang anak untuk melengkapi keluarga kecilnya. Yoona merasa belum menjadi istri yang sempurna untuk suaminya. Namun ketakutan akan kejadian itu terulang lagi membuat Yoona ragu.

 

 

-OoO-

 

 

Suaminya telah berangkat kerja beberapa saat yang lalu, dan sekarang Yoona bingung harus melakukan apa. Akhirnya, wanita itu memutuskan untuk berjalan-jalan keluar mencari udara segar dan berharap menemukan sesuatu yang menarik. Yoona mengambil coat panjang berwarna coklat miliknya kemudian keluar dari apartemen.

 

 

“Ehm, apa kau tahu tempat-tempat menarik di sini?” Tanya Yoona pada seorang wanita yang berpapasan dengannya di lift.

 

 

“Di sekitar sini ada taman, mungkin kau bisa mengunjunginya.”

 

 

“Benarkah? Terima kasih.”

 

 

Tak sulit untuk menemukan tempat yang dimaksud, Yoona duduk di bangku taman yang berada tepat di bawah pohon. Wanita itu mengedarkan pandangannya ke segala arah, taman ini cukup ramai dan semuanya tampak alami.

 

 

-OoO-

 

 

Iris berwarna biru itu menatap lurus pada seorang wanita yang duduk sendirian di bawah pohon. “Apa dia yang kau maksud?”

 

 

“Benar, tuan. Dia dan suaminya baru saja pindah ke apartemen.”

 

 

“Kau sudah mencari tahu tentangnya?”

 

 

“Sudah, tuan. Dan suaminya—“

 

 

“AKu mengerti. Oh ya, bagaimana acara untuk nanti malam?”

 

 

“Semuanya sudah siap, tuan.”

 

 

-OoO-

 

 

“Nyonya Wu?”

 

 

Yoona menengok ketika merasa dirinya dipanggil. Dan benar saja, seorang wanita berjalan ke arahnya sambil tersenyum. Yoona mengenali wanita itu, mereka baru saja bertemu kemarin.

 

 

“Kebetulan sekali kita bertemu di sini.” Ujar wanita itu kemudian mendudukkan dirinya di samping Yoona.

 

 

“Ya, aku bosan dan seseorang merekomendasikan tempat ini.”

 

 

“Oh, aku punya sesuatu untukmu.” Wanita itu merogoh tasnya dan mengeluarkan sesuatu. “Malam ini saudaraku mengadakan pesta.”

 

 

“Kau mengundangku?” Yoona menerima kertas undangan yang diserahkan Miyoung padanya.

 

 

“Dia adalah pemilik gedung tempat kalian menyewa apartemen.”

 

 

“Benarkah?”

 

 

“Ya, benar. Jangan lupa ajak suamimu.”

 

 

-OoO-

 

 

Sempat kebingungan dalam memilih gaun, akhirnya Yoona memilih sebuah gaun merah maroon yang cukup berani dengan bagian punggung yang terbuka hingga ke pinggangnya. Setelah merapikan rambutnya, wanita itu mengoleskan lipstick tipis di bibirnya.

 

 

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 15 menit, Yoona dan suaminya sampai di tempat yang dituju. Yifan membukakan pintu untuk istrinya, lelaki itu tersenyum yang dibalas dengan senyuman juga oleh istrinya. Yoona mengapit lengan Yifan kemudian keduanya berjalan bersama memasuki ruangan yang telah dipenuhi oleh tamu undangan.

 

 

“Tampaknya Miyoung dan saudaranya adalah orang penting.”

 

 

“Kau benar, tamu-tamu di sini adalah orang terkenal di bidangnya.” Yifan menanggapi.

 

 

“Nyonya Wu!.”

 

 

Yoona dan Yifan sontak menghentikan langkah kaki mereka ketika melihat seorang wanita berjalan menghampiri keduanya. Yoona tersenyum, ia melepas rangkulannya di lengan Yifan kemudian memeluk wanita itu.

 

 

“Kau cantik sekali malam ini.” Puji Miyoung.

 

 

“Terima kasih, kau juga sangat menawan.”

 

 

“Oh, aku ingin memperkenalkan saudaraku.”

 

 

Yoona dan Yifan mengikuti langkah kaki Miyoung yang membawa mereka ke salah satu sudut ruangan. Miyoung menghampiri dua orang lelaki yang sedang berbincang, wanita itu berbisik pada salah satu dari mereka. Kini hanya ada satu orang lelaki berperawakan tinggi dengan paras tampan dan tegas.

 

 

“Perkenalkan, dia saudaraku.”

 

 

Yoona tersenyum tipis berusaha untuk tampak bersahabat. Ya, karena lelaki di depannya tampak begitu dingin dengan tatapan yang sangat mengintimidasi. Yoona jadi ragu apakah Miyoung dan lelaki ini bersaudara mengingat Miyoung adalah wanita yang sangat ramah dan murah senyum.

 

 

“Aku dengar kau pernah menyelamatkan Miyoung.” Lelaki itu akhirnya bersuara. Dan yang tak disangka, lelaki itu menyentuh jemari Yoona kemudian mencium punggung tangannya cukup lama. Yoona yang kebingungan menatap suaminya, namun Yifan hanya tersenyum tipis.

 

 

“Terima kasih telah membantu saudaraku, Yoona.” Lelaki itu tersenyum sangat tipis.

 

 

“Oh, aku hampir lupa.” Miyoung berujar. “Tuan Wu, bukankah kau ingin bertemu dengan Jeremy?” Yoona menatap suaminya lagi.

 

 

“Kau benar.” Ujar Yifan. “Maaf, aku harus meninggalkanmu sebentar sayang.” Yifan mengecup bibir istrinya kemudian pergi bersama Miyoung.

 

 

“A-apa aku ti—“ Yoona gelagapan ketika ditinggal oleh Yifan dan Miyoung.

 

 

“Yoona.” Suara itu membuat Yoona menoleh, ia hampir saja melupakan keberadaan lelaki itu di sana. “Sepertinya a-aku harus menyusul—“

 

 

“Aku Oh Sehun.”

 

 

“Apa? Baiklah, Tuan Oh—“

 

 

“Sehun. Panggil aku Sehun.”

 

 

Lelaki itu mendekat, menyentuh dagu Yoona dan membuat wanita itu mendongak menatapnya. Sehun memperhatikan setiap inci dari wajah wanita itu, dan ia memberikan tatapan memujanya. “Sungguh pahatan yang indah.” Ujarnya pelan.

 

 

-OoO-

 

 

“Dia aneh.”

 

 

“Siapa?”

 

 

“Sudara Miyoung.”

 

 

“Hey, apa aku sudah mengatakan kalau kau sangat cantik dengan gaun itu?”

 

 

Yoona tersenyum, ia melangkah mendekati Yifan kemudian mengalungkan lengannya di leher lelaki itu. “Kau sudah mengatakannya, tapi aku akan senang jika kau mengatakannya lagi.” Bibir keduanya tertaut, sudah cukup lama mereka tak berciuman intim seperti ini.

 

 

Yoona tak sadar ketika Yifan membawanya ke kamar, ia terlalu larut dalam ciuman yang memabukkan. Wanita itu membuka matanya dan terkejut mendapati kamarnya begitu berbeda.Ada banyak lilin yang menyala dan kelopak mawar bertaburan di tempat tidur.

 

 

“Apa ini?” Tanyanya pada Yifan.

 

 

“Aku ingin kita mencobanya lagi.” Ujar lelaki itu dengan tatapan memohon. Yoona berpikir sejenak sambil menatap seisi kamarnya yang tampak seperti kamar untuk pengantin baru. Akhirnya wanita itu mengangguk.

 

 

“Baiklah.”

 

 

Yifan tersenyum membuat Yoona ikut tersenyum. Lelaki itu mengecupnya lagi dan Yoona tersenyum geli. “Tunggu, aku haus.” Ujar Yifan.

 

 

“Kau merusak suasana.” Wanita itu merajuk.

 

 

“Hanya sebentar, sayang.” Lelaki itu menghilang dari balik pintu, namun tak lama berselang ia masuk kembali dengan segelas minuman di tangannya. Yifan mendudukkan dirinya di samping Yoona kemudian meneguk minumannya tapi tak sampai habis.

 

 

“Untukmu.”

 

 

Yoona mengambil gelas Yifan dan menghabiskan minuman di dalamnya. Kemudian Yifan kembali menciumnya, sangat lembut dan intim sampai membuat wanita itu melayang dalam kenikmatan. Pandangannya menjadi buram, dan satu persatu lilin penerang di kamarnya padam hingga hanya tersisa satu lilin.

 

 

“Mhh. . .” Yoona melenguh ketika Yifan mencium lehernya. Setelahnya, wanita itu jatuh tertidur. Yifan menatap wajah istrinya sambil menyingkirkan rambut halus yang menganggu. Perlahan lelaki itu turun dari tempat tidur dan keluar dari kamar.

 

 

“Dia milikmu.” Ujar Yifan dengan nada sendu, berbeda dengan seseorang yang kini tersenyum puas. Yifan menatap lelaki itu dengan tatapan sedihnya. “Jangan sakiti istriku, perlakukan dia dengan lembut.” Lelaki itu tak menganggapi Yifan, ia membuka pintu kamar dan meninggalkan Yifan yang tampak sangat menyedihkan.

 

 

-OoO-

 

 

Lelaki itu berdiri di sana, iris biru lautnya menatap seseorang yang sedang terbaring di tempat tidur dengan tatapan memujanya. Kemudian ia merutuki suasana kamar yang minim pencahayaan, ia ingin melihat wajah cantik itu lebih jelas. Seperti keinginannya, satu persatu lilin kembali menyala dan menerangi kamar itu. Lelaki itu—Sehun—mendudukkan dirinya di tempat tidur, jemari panjangnya mengusap pelan rambut Yoona yang sedang tertidur.

 

 

“Kau akan melahirkan keturunanku.”

 

 

TBC

Advertisements

52 thoughts on “The Devil’s Baby – [1]

  1. wah jadi yoona kris suami istri…q pkr sehun akn jd anak mrk…sehun saudara minyoung??ap yg direncnakn kris n sehun??bknnya kris sangat mencntai yoona kok mmbiarkn sehun tdr dgnnya??oh ya q nunggu love chapter 4 ya hehhe

  2. Omegat >.< sebenarnya pas Yifan ambil minum itu udah was2 ga tau kenapa curiga dengan Sehun :3
    Dan kenap Yifan pasrah gitu? Apa Sehun atasan Yifan? Apa Sehun udah mengagumi Yoong sejak dulu? Atau Sehun mengetahui kalau Yifan dan Miyoung selingkuh dari Yoong? Jadi Sehun meminta imbalan untuk memiliki Istri Yifan (re : YoonA) ? *oke ini semakin sok tau*
    Di next aja thor, dan jangan lupa L.O.V.E chapter 4 nya yo~ ^^

  3. Ya ampun apa yg terjadi dgn yifan kenapa dia pasrah memberikan yoona pada sehun, pasti ad sesuatu nih diantara mereka ber2 jad penasaran sama kelanjutannya di tunggu y

  4. Waduh siapa sebenarnya sehun? Kenapa yifan bisa pasrah gitu? Kasian banget yifan sama yoona…
    Ditunggu next partnya ya 🙂

  5. LHO??????? Kok gitu??? Kok kris pasrah aja nyerahin yoona ke sehun.. Ada apa nih?? Sehun yg ngancem ya??? Gak sabar buat baca part selanjutnya nih.. Ditunggu..

  6. Curiga klo Sehun bukan manusia ihhh…
    Kenapa harua Kris coba suaminya Yoona.. gak rela ajj gtu Yoona d pasangin sama cowok lain selain Sehun di FF 😀
    Love chap 5 ditunggu dgn tidak sabaran nihh.. hehheee

  7. Oke oke
    Jadi si sehun itu semacem devil gitu?
    Terus si kris kayak ngerelain yoona buat ngelahirin anaknya sehun?
    Lah kok si yifannya rela?
    Bagus sihhh aku baru pertama baca ff yang model beginian
    Next chapt sama love nya ditunggu yaa

  8. jadi Yoonkris itu suami istri iya ?? itu kenapa kris menyerah ?? sebenarnya ada apa sama Hunkris ??
    jadi gak sabaran baca selanjutnya ^^
    Next thor ^^

  9. Ff baru…
    Cerita na beda banget…
    Yg bikin penasaran knp yifan nyerahin yoona bwt sehun?melahirkan keturunan? Msh abu-abu…

  10. Keren thor keren..
    Jadi suami yoona itu yifan..
    OMO ! kenapa yifan rela istri nya tidur sama lelaki lain ??
    Jadi sehun suka sama yoona ?? Penasaran thor sam kelanjutannya..
    Ditunggu ff nya dan lanjutan ff love

  11. Menarik..
    Makin pensaran sebenarnya sehun itu apa? Dan kenapa sepertinya semuanya sdh di rencanakan.. dan jg si yifan knp pasrah nyerahkan istrinya..
    Nextt jgn lama2 yaa thorr..

  12. penasaran knp kris tega nyerahin istriby ke sehun…
    ky y msi byk misteri nie..
    next thor kljtn y jgn lma2…

  13. Gatau kenapa suka bgt sama sehun yg sok misterius dan cool gini. Judulnya aja bayi iblis ya. Jangan2………ah sudahlah pokoknya aku penasaran sama chapter 2 nya.

  14. Sukaaa! Aku jd tanya mbah google tentang film Rosemary Baby..
    Dan nunggu bgt yg versi authornya, pengen cepet2 diupdate part 2nya.
    Meskipun kris pemeran utama cowoknya, tp tetap sehun kan yg jd pemenangnya? Hehe harus itu mah..
    Oh iya, LOVE 5 nya mana nih????

  15. Ini ff endingnya yoona sama sapa? Gw harap sama sehun ya thor, 😀 haha, karna gw YOONHUN shipper 😀 itu knapa yifan nyerah banget. Ada msalah sama sehun, sampe nyerahin istrinya? Menarik thor. Lanjutkan……

  16. kirain yifan bapaknya yoona eh terus kirain sehun anaknya yoona…
    sehun jadi setannya kah terus kenapa yifan pasrah
    next chapter author

  17. Commentku udh msk belom ya??, Pengen ninggalin jejak buat author biar semangat nulisnya. Ya udah lah yg pnting, semangat!!

  18. Lhaah kok gitu, kok yifan ngasih yoona ke sehun, alasannya apa coba?
    Duh yoona ntar gimana donk…..
    Yifan kasian, sini lari ke aku aja
    Haha slap

  19. Ceritanya keren unn
    Penasaran knapa Kris oppa bisa sepasrah itu?
    N siapa sehun oppa yg sebenarnya
    Next chapter nya ditunggu unn

  20. Ceritanya keren unn
    Penasaran knapa Kris oppa bisa sepasrah itu?
    N siapa sehun oppa yg sebenarnya
    Next chapter nya ditunggu unn . . .

  21. ini apa??
    knpa kris nyerahin yoona buat sehun
    apa maksudnya krishun??
    krisyoon udah nikah tpi knpa krisnya kaya ngejual yoona ke sehun
    pnsaran deh sma lanjutannya
    jgn lma2 ya thor klo bisa..
    dosa ntar klo bkin orang pnsaran trus hehe..

  22. sama ini juga niih… di tunggu banget kelanjutan nya. kok bs kris kek gtu buat sehun n terlebih lg sm istri ny sendiri. dan cerita nya jg msh blm jelas banget menurut ak..
    tp bagus banget kok.. sukaa

  23. Ehhh maksudnya apa nie? Kris menyerahkan yoona gitu aja ke sehun? Tapi kenapa? Apa alasan yifan melakukan itu. Sehun itu manusia atau bukan ya? Hemmm
    ..ga sabar nunggu next update nya nie..

  24. Terlalu banyakk misteri kok yifan ngebiarin yoona yg notaben istrinya untukk sehunn sihhh bikin pnasarannn ajaaa next chapnya jditunggu thor

  25. woaaahh daebakk!
    aku baru nemu ff ini kereeennn..
    sehun itu sebener’a siapa? kok dia kaya punya kekuatan gitu?
    dan kenapa yifan nya nurut bangett sm sehun?

    ini udah beberapa hari yng lalu. lanjut lagi dong penasaran 🙂

  26. Waaahh bkin pnsaran nii knpa yifan nyerahin gto aja yoona buat sehun..
    Mkin pnsarn dtunggu part slnjtnya

  27. Gezzzzz, keren bgttt ampun.. Itu sehun iblis kali?? Lilinnya bsa nyala sndiri uuu

    dan bnyk teka-teki dicerita ini maklumi ya thor aq blmn prnh nonton filmmnya jdi gtau jln ceritany, dan aq brhrp ini dilanjut ampe abis, aq liat2 bnyk loh cerita kamu yg ga berlanjut, stop di tengah jalan jadi sedih kan yg baca, plisss kli ini coba buat selesain yah, ini trmasuk tanggung jawab loh^^ hehehh maaf yah aku kesannya ga sopan, tpi itu harus inget cerita sekeren ini.. Oke dan juga tolong jgn lama” lanjutnya yahhhhhh plisss dngrn jeritan hati kami thor*apasih*

  28. Omo omo ini ff Bagus bngett yaampun😱 penasaran kenapa yifan pasrah yoona ditiduri sama laki lain duh. Oke thor segera dilanjut ya penasaran bnget sama kelanjutannya. Ditunggu bnget ni ff san berharap juga selesai jangan sampai berhenti di tengah jalan😁😂

  29. Omo omo ini ff Bagus bnget ya ampun, penasaran kenapa yifan pasrah yoona ditiduri sama lako lain duh. Oke thor ditunggu kelanjutannya penasaran bnget ni sama ff. Jangan lama lama ya author

  30. Kayanya alurnya mudeng. Tapi siapa sehun aku gatau. Kan sehun matanya pure hazel gitu wkwk, ditunggu thor updatenya okkk

  31. Sehun itu bkn manusia yah? Trus npa Kris relain Yoona ke Sehun? Ampun dah, critanya luar biasa banget. Daebak!! Aku sukaaa.. Next chap d’tnggu! Fighting!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s